Berita

Foto; Net

Politik

Mengapa Naskah Asli UUD 1945 Tidak Masuk Debat Capres?

JUMAT, 18 JANUARI 2019 | 09:49 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Sudah empat kali perubahan (amandemen) UUD 1945 dilakukan MPR dalam kurun waktu 1999-2002.

Ini sebetulnya akar masalah yang sama sekali tidak disinggung dalam debat perdana Pilpres 2019 dengan tema hukum, HAM, korupsi dan terorisme.

"Amandemen UUD itu akar atau sumber permasalahan di bangsa kita. Sudah seharusnya para capres berpikir untuk kembali ke UUD 45 naskah asli sebagai upaya penyelamatan kehidupan bangsa dan negara," ujar Ketua Umum Lembaga Independen Pengawas Negara Indonesia (LIPNI), Doli Yatim kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis malam (17/1).


Doli menyayangkan permasalahan yang substansial itu sama sekali tak masuk dalam materi debat perdana tadi malam.

Padahal dengan kembali ke naskah asli UUD 45, Doli yakin Pancasila sebagai sumber dari segala sumber akan tegak di bumi pertiwi ini.
“Berbeda dengan kondisi sekarang di mana kehidupan kita sudah mengarah kepada kapitalistik, liberalis tol bahkan komunis,” tuturnya.

Sementara terorisme, korupsi, pelanggaran HAM dan lainnya hanya masalah turunan yang akan terus terjadi berulang-ulang ketika sumbernya tidak dibenahi.

"Kalau kita masih mengacu pada konstitusi amandemen sekarang, masalah-masalah itu masih terus berlanjut bahkan makin parah. Jadi agar debat ini penuh substansi harus ada capres berani nyatakan kita harus kembali ke UUD 45 asli," tegasnya.[wid]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya