Berita

Prabowo Subianto dan Rachmawati Soekarnoputri/RMOL

Politik

Mega Dan Rachma Beda Nasib Dalam Debat Pertama

JUMAT, 18 JANUARI 2019 | 00:04 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Ada dua orang kakak beradik yang hadir di arena debat pertama capres dan cawapres di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis malam (17/1).

Keduanya adalah Megawati Soekarnoputri dan Rachmawati Soekarnoputri.

Publik sudah lama tahu bahwa keduanya memiliki sikap politik yang berbeda dan bertolak belakang.


Di arena debat pertama antara Joko Widodo dan Prabowo Subianto tadi, kedua kakak beradik itu punya nasib berbeda.

Prabowo Subianto memberikan penghargaan yang tinggi terhadap Rachmawati Soekarnoputri. Dia memperkenalkan Rachma sebagai salah seorang tokoh wanita penting di tubuh Partai Gerindra.

Sementara Joko Widodo, saat menguraikan nama-nama tokoh wanita di sekelilingnya sama sekali tidak menyebut nama Mega yang merupakan Ketua Umum PDI Perjuangan, partai yang menugaskannya.

Hal ini terjadi menyusul pertanyaan yang diajukan Jokowi kepada Prabowo mengenai posisi kaum perempuan di tubuh partai politik.
Menurut Jokowi, Prabowo tidak memiliki kepedulian pada hak politik kaum perempuan, dan itu bisa dilihat dari susunan pengurus Partai Gerindra.

Menjawab pertanyaan Jokowi itu, Prabowo menjelaskan bahwa ada juga pimpinan Gerindra yang wanita. Di situlah ia memperkenalkan Rachma sebagai Wakil Ketua Umum bidang Ideologi. Rachma duduk di barisan pertama pendukung Prabowo mengenakan kemaja putih dan jilbab hitam.

Selain Rachma, Prabowo mengatakan bahwa di Gerindra juga ada sayap organisasi wanita.

Jokowi tidak mau kalah. Dia mengatakan, bahwa dia memiliki sejumlah menteri wanita. Dia sebut satu persatu menteri perempuan itu. Dia juga mengatakan pernah membentuk tim seleksi pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang semuanya perempuan. Jokowi sama sekali tidak menyebut nama Mega. [dem]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya