Berita

Penyerang di Nairobi/BBC

Dunia

Presiden Kenya: Penyerang Komplek Elit Di Nairobi Meninggal, Pengepungan Selesai

RABU, 16 JANUARI 2019 | 21:58 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pengepungan mematikan yang dilakukan oleh tersangka militan di Nairobi berakhir setelah semua penyerang dibunuh. Begitu dipastikan oleh Presiden Kenya Uhuru Kenyatta pada Rabu (16/1).

Serangan itu dilakukan oleh sejumlah pria bersenjata menyerang kompleks di distrik Westlands, ibukota Kenya, pada Selasa (15/1) dan menyebabkan setidaknya 14 orang meninggal dunia.

Kelompok militan yang berbasis di Somalia al-Shabab mengklaim serangan tersebut.


Tidak jelas berapa banyak penyerang di sana, tetapi kepala polisi Kenya Joseph Boinnet mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa setidaknya lima teroris telah terlibat.

Kenyatta mengonfirmasi soal akhir dari pengepungan operasi keamanan di Dusit selama pidato di televisi. Dia menambahkan bahwa 14 orang telah meninggal dan banyak lagi yang terluka, tetapi 700 lainnya selamat dievakuasi.

Dia menambahkan bahwa setiap orang yang terlibat dalam pendanaan, perencanaan dan pelaksanaan tindakan keji dikejar tanpa henti.

Secara terpisah, Palang Merah Kenya mengatakan bahwa 50 orang masih belum diketahui keberadaannya. [mel]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Langkah Prabowo Masukkan Budaya LGBTQ Ancaman Nonmiliter Patut Didukung

Minggu, 05 Juli 2026 | 08:18

Kenduri Cinta Tantang Jokowi Dialog Terbuka soal Ijazah

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:31

Program Kopdes Tak Boleh Abaikan Prinsip HAM

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:19

Wacana Dua Periode Anyep Bikin Relawan Beralih Dukung Gibran Maju Capres

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:05

Anomali Gembok Rp1 Juta Ditjenpas

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:53

JPU Kasus Ijazah Jokowi Bikin Takut Narasumber Hadiri Diskusi di Televisi

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:46

Burung Bicara Sebelas Kata

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:34

Eropa dalam Perang Salib Pertama (1096-1099)

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:27

Penalti Mbappe Bawa Les Bleus ke Perempat Final

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:21

Keuntungan BUMN Jadi Energi Baru Pembangunan

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:06

Selengkapnya