Berita

Fahri Hamzah/RMOL

Politik

Fahri: Jokowi Tidak Tahu Bekerja Untuk Siapa

RABU, 16 JANUARI 2019 | 17:21 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Empat tahun lebih pemerintahan Joko Widodo, bangsa ini semakin mengalami degradasi di berbagai lini kehidupan.

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menilai kepemimpinan Jokowi, hampir seluruh aspek memiliki masalah. Mulai dari ideologi, politik, ekonomi dan lain sebagainya.

"Saya yakin ini bersumber dari orang-orang di sekitarnya yang sebenarnya beliau (Jokowi) juga tidak tahu. Pak Jokowi tidak tahu mereka bekerja untuk siapa dan Pak Jokowi sendiri juga tidak tahu dia bekerja untuk siapa," ucap Fahri di dalam diskusi bertajuk "Divestasi Freeport: Indonesia Buntung Atau Untung?" di Hotel Gran Alia, Cikini, Jakarta, Rabu (16/1).


Anggota DPR asal NTB ini menyebutkan apa yang dijanjikan oleh Jokowi adalah buah pikir atau tulisan orang lain. Jokowi sendiri juga tidak mengerti isinya.

"Beliau tidak pernah membaca apa yang ditulis orang dan tidak membaca apa yang beliau tandatangani. Akhirnya di sekitar beliau tumbuh kelompok yang punya agenda masing-masing," bebernya.

Fahri menganggap posisi Jokowi ini sangat prematur sebagai pemimpin nasional. Seharusnya tahun 2015, Jokowi baru selesai menjadi Walikota Solo.

"Tiba-tiba di tahun 2014 sudah jadi presiden. Beliau belum tuntas tentang sejarah, Pancasila, dan konstitusi," pungkasnya. [rus]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya