Berita

Serangan di Nairobi/Net

Dunia

Pasca Serangan Al Shabaab, Polisi Ambil Kendali Kompleks Elit Nairobi

RABU, 16 JANUARI 2019 | 11:32 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Polisi dan pasukan anti-teroris telah mendapatkan kembali kendali atas sebuah hotel dan kompleks perkantoran di Nairobi, beberapa jam setelah orang-orang bersenjata ekstrimis melancarkan serangan yang diperkirakan telah menyebabkan sedikitnya 15 orang meninggal dunia.

Serangan terjadi di kompleks dusitD2 di ibukota Kenya, yang meliputi sebuah hotel mewah, restoran, spa dan beberapa gedung perkantoran yang menampung perusahaan-perusahaan internasional. Serangan tersebut merupakan yang paling fatal yang adalah yang paling keterlaluan oleh para teroris di negara itu selama bertahun-tahun.

Tembakan otomatis yang berkelanjutan dan ledakan granat terdengar ketika orang-orang bersenjata itu masuk dan puluhan orang melarikan diri dari tempat kejadian.


Pada Selasa malam (15/1), Menteri Dalam Negeri, Fred Matiang'i, mengatakan pasukan keamanan telah mengamankan semua bangunan yang terkena dampak.

"Tim keamanan telah mengevakuasi sejumlah warga Kenya dan (warga) berkebangsaan lain dari gedung-gedung itu," katanya dalam sebuah pernyataan singkat di televisi.

"Kami sekarang dalam tahap akhir membersihkan area dan mengamankan bukti dan mendokumentasikan konsekuensi dari peristiwa yang tidak menguntungkan ini," tambahnya.

Serangan itu diklaim oleh al-Shabaab, organisasi militan yang bermarkas di negara tetangga Somalia, pada jaringan radio internal dan online. Al-Shabaab juga merupakan kelompok yang bertanggung jawab atas serangan fatal di Westgate Mall Nairobi pada 2013 yang menewaskan sedikitnya 67 orang.

Alarm dinyalakan sekitar jam 3 sore pada hari Selasa ketika suara tembakan dan ledakan terdengar di hotel, di lingkungan kelas atas kota Westlands. Puluhan ambulans, kendaraan polisi dan pemadam kebakaran tiba di lokasi ketika pekerja kantor yang melarikan diri memenuhi jalan-jalan di sekitarnya.

Saksi mata mengatakan, dua mobil dikendarai dengan cepat menuju kompleks hotel sekitar jam 3 sore. Satu tampaknya telah digunakan untuk membuka pintu gerbangnya.

Korban melaporkan mendengar ledakan yang menghancurkan dan melihat orang-orang dijatuhkan oleh orang-orang bersenjata ketika mereka duduk di sebuah kafe. Para korban dibiarkan berbaring di atas meja, berdarah.

Serangan hari Selasa terjadi tepat tiga tahun setelah serangan mematikan al-Shabaab di pangkalan militer Kenya di El-Adde di Somalia, di mana sekitar 140 tentara Kenya terbunuh.

"Penembak jitu mujahidin Al-Shabaab sedang beroperasi di Nairobi, ibukota Kenya. Laporan kami mengkonfirmasi bahwa pejuang mujahidin menyerbu bangunan target," kata pernyataan al-Shabaab, seperti dimuat The Guardian. [mel]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Selamatkan Aset Negara, UIN Jakarta Jalankan Integrasi SMA/SMK Triguna

Sabtu, 04 Juli 2026 | 02:16

KPK Sita Uang Rp1 Miliar Lebih dan Puluhan Kg Platinum Hasil Korupsi Bupati Langkat

Sabtu, 04 Juli 2026 | 02:00

UI Angkat Bicara soal Kajian LGBT Mahasiswa, Begini Tanggapannya

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:48

Kronologi OTT Bupati Langkat, Mantan Anggota DPRD Sumut jadi Kurir Uang Suap

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:32

Badko HMI Sulbar Siap Kawal Kasus Kapolres Pasangkayu

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:16

Bupati Langkat juga Terima Cuan Jual Beli Jabatan Camat hingga Kepsek, Segini Nilainya

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:56

Sinergi Kemensos-ITB Visi Nusantara Serap Lulusan Sekolah Rakyat

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:37

Bupati Langkat Diduga Minta Fee 17 Persen ke Timses Usai Raup Proyek Rp10,2 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:12

Arief Poyuono Apresiasi Danantara Gandeng KPK Bersih-bersih BUMN

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:03

Bupati Langkat Syah Afandin dan Tim Sukses Tersandung Kasus Suap

Jumat, 03 Juli 2026 | 23:48

Selengkapnya