Berita

Nieto dan El Champo/Net

Dunia

Saksi: Raja Narkoba El Champo Suap Eks Presiden Meksiko USD 100 Juta

RABU, 16 JANUARI 2019 | 11:10 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Raja narkoba dari Meksiko, Joaquin "El Chapo" Guzman pernah menyuap mantan Presiden Meksiko, Enrique Pena Nieto. Begitu penuturan seorang saksi bernama Alex Cifuentes di persidangan di Amerika Serikat (Selasa, 15/1).

Nieto diduga menerima suap 100 juta dolar AS dari gembong narkoba tersebut saat masih menjabat sebagai orang nomor satu Meksiko. Nieto sendiri menjabat sebagai presiden Meksiko dari tahun 2012 hingga 2018 lalu.
Dikabarkan BBC, Nieto telah meminta 250 juta dolar AS sebelum akhirnya sepakat ke angka 100 juta dolar AS. Cifuentes mengklaim pengiriman dilakukan ke Mexico City pada Oktober 2012 oleh seorang teman El Chapo.

Cifuentes mengatakan bahwa dia adalah rekanan dekat El Champo selama bertahun-tahun dan dia telah memberi tahu pihak berwenang mengenai suap itu pada tahun 2016.

Cifuentes mengatakan bahwa dia adalah rekanan dekat El Champo selama bertahun-tahun dan dia telah memberi tahu pihak berwenang mengenai suap itu pada tahun 2016.

Cifuentes yang juga merupakan seorang gembong narkoba dari Kolombia, menggambarkan dirinya sebagai "tangan kanan" El Chapo. Dia bekerja sebagai sekretarisnya dan menghabiskan waktu selama dua tahun bersembunyi dari pihak berwenang bersamanya di pegunungan Meksiko.

Namun dia kemudian ditangkap di Meksiko pada tahun 2013 dan kemudian diekstradisi ke Amerika Serikat di mana dia mengaku bersalah atas perdagangan narkoba dalam kesepakatan dengan jaksa penuntut.

Sementara itu, El Champo adalah orang yang berada di belakang kartel narkoba Sinaloa dari Meksiko. Menurut jaksa penuntut, dia adalah pemasok narkoba terbesar ke Amerika Serikat. Dia diekstradisi ke Amerika Serikat dan diadili di Brooklyn sejak November tahun lalu. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Kapal-kapal yang Tertinggal

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:55

Teriakan ‘Bapak Aing’ Sambut Kirab Milangkala Tatar Sunda

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:36

Kebahagiaan Mahasiswa Baru

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:20

Pemerintah Mestinya Terbuka soal Harga Keekonomian BBM Bersubsidi

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:59

Nelayan Tradisional Soroti Tiga Isu Mendesak Masyarakat Pesisir

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:45

ASEAN dan Tantangan Ketahanan Energi Kawasan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:25

Eks Wakapolda Sulsel Jabat Kapolda Sulteng

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:59

KIOTEC Kunjungi Korsel Perkuat Kapasitas SDM Kelautan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:40

Meritokrasi dan Integritas dalam Promosi Perwira Tinggi TNI-Polri

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:28

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya