Berita

Foto: Net

Global

Rehabilitasi Madinah Tua Rabat Hampir Rampung

SELASA, 15 JANUARI 2019 | 12:26 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sebagian proyek dalam kerangka Rehabilitasi dan Peningkatan Madinah Tua Rabat sudah mencapai 75 persen. Rehabilitasi itu sendiri merupakan bagian dari program terpadu yang diberi nama "Kota Cahaya Rabat, Ibukota Budaya Maroko", yang diluncurkan oleh kerajaan pada 12 Mei 2014 lalu.

Hal itu terlihat saat Raja Maroko, Raja Mohammed VI berkunjung ke lokasi program tersebut awal pekan ini (Senin, 14/1).

Kunjungan ini mencerminkan keinginan Raja Mohammed VI untuk melestarikan aspek arsitektur medina tua Rabat, yang dituliskan sejak 2012 dalam daftar warisan dunia UNESCO serta untuk mempromosikan pengaruh budaya dan wisata dan meningkatkan kondisi hidup dan kerja penghuninya.
Dalam kunjungan tersebut, Raja Mohammed VI mengunjungi jalan Bab Chellah, termasuk sekolah Mohammed V dan Masjid Agung, jalan Souk Essabat dan Bab El Bahr. Situs-situs itu telah dirombak di bawah program tersebut.

Dalam kunjungan tersebut, Raja Mohammed VI mengunjungi jalan Bab Chellah, termasuk sekolah Mohammed V dan Masjid Agung, jalan Souk Essabat dan Bab El Bahr. Situs-situs itu telah dirombak di bawah program tersebut.

Selain itu, Raja Mohammed VI juga mengunjungi lokasi restorasi lapangan El Melh dan jalan Sabbaghine yang hampir selesai.

Beberapa operasi, yang dijadwalkan sebagai bagian dari Program Rehabilitasi dan Peningkatan Madinah Rabat, senilai 625 juta dirham, telah selesai. Termasuk dalam program itu adalah pembenahan jalan Lagza, rehabilitasi dinding Kasbah Oudaya, pembenahan jalan El Marsa, pengembangan lapangan olahraga komunitas di Bab Chellah, pembangunan arena perbelanjaan dan konsolidasi tebing El Mellah.

Peningkatan garis pantai sungai dari medina tua Rabat selaras dengan proyek besar pengembangan lembah Bouregreg. Proyek-proyek lain sedang dibangun sebagai pengembangan kotak publik, pemulihan dinding dari Bab Laalou ke Bab El Had, penguatan bangunan kumuh, pemulihan penginapan dan pembangunan daerah pengrajin.

Pelaksanaan program ambisius ini didukung oleh peluncuran yang dilakukan oleh Raja Mohammed VI pada 14 Mei lalu. Ini adalah program pelengkap untuk meningkatkan Madinah Tua Rabat, dengan total 325 juta dirham.

Program rehabilitasi medina tua Rabat adalah bagian dari upaya yang dilakukan untuk melestarikan dan meningkatkan medina tua di beberapa kota Maroko seperti Casablanca, Marrakesh, Fez, Meknes, Essaouira, Sale dan Tetouan.

Dalam kunjungan kali ini, Raja Mohammed VI disambut oleh perwakilan asosiasi di Medina Tua dan secara simbolis menyerahkan kunci kepada penerima manfaat dari ojek sepeda, sebagai bagian dari Inisiatif Nasional untuk Pembangunan Manusia (INDH).

50 buah ojek sepeda senilai 2,5 juta dirham juga akan digunakan untuk perjalanan wisata di dalam kota Rabat. Proyek ini bertujuan untuk mempromosikan transportasi bersih di kota, mendiversifikasi sarana transportasi perkotaan, dan menciptakan kegiatan yang menghasilkan pendapatan bagi penerima manfaat muda yang mencari pekerjaan. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya