Berita

Massa SP-AMT/RMOL

Nusantara

Empat Kali Bertemu KSP Tanpa Hasil, Hari Ini Sopir Tangki Pertamina Diterima Kemensesneg

SELASA, 15 JANUARI 2019 | 11:59 WIB | LAPORAN:

. Perwakilan buruh sopir tangki Pertamina Patra Niaga yang tergabung dalam Serikat Pekerja Awak Mobil Tangki (SP-AMT) dijadwalkan bertemu dengan Kementerian Sekretariat Negara di kawasan Istana Kepresidenan, Jakarta.

Menurut salah satu humas aksi SP-AMT beranama Heri Sugiri, baru pertama kali pihaknya diterima oleh Kemensesneg, setelah menggelar aksi di depan kantor Kementerian BUMN dan depan Istana Jakarta.

Jelas Heri, pihak Kemensesneg meminta hanya 5 orang perwakilan yang bisa diterima. Tapi pihaknya ngotot 10 orang.


"Kami bilang 10 orang agar perwakilan daerah bisa ikut. Itukan menguatkan kalau yang dari daerah masuk ini dari Lampung dari Makasar ada yang mewakili," ujar Heri di Taman Pandang depan Istana Negara, Jakarta, Selasa (15/1).

Diterimanya mereka ke Istana sebetulnya bukan pertama kali, tapi sudah kelima kali bersma hari ini. Keempat pertemuan sebelumnya mereka diterima perwakilan Kantor Staf Presiden (KSP).

"Saing ini diterima Kemensesneg, BUMN, Kemnaker, Pertamina. Selama ini yang dihadirkan KSP dan lagi-lagi bawahannya yang ditemui, bukan atasan yang bisa ambil kebijakan. Lagi-lagi itu bahasanya, "ya sudah pak, nanti kita tidak lanjuti lagi". Kalau siang ini ke Sekneg sama hubungan lembaga," tutup Heri.

Aksi SP-AMT menyuarakan empat tuntutan: Pertama, bayarkan upah lembur yang belum dibayarkan sesuai nota sudinaker dan Kementerian Ketenagakerjaan dan upah proses selama di-PHK. Kedua, pekerjakan kembali 1.095 AMT yang di-PHK massal dan secara sepihak.

Ketiga, angkat kami sebagai karyawan tetap di PT. Pertamina Patra Niaga dan PT. Elnusa Petrofin, sesuai dengan nota sudinaker yang sudah disahkan oleh pengadilan; dan keempat, bayarkan hak pensiun bagi pekerja yang lanjut usia sesuai perundang undangan yang berlaku. [rus]

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

UPDATE

PJJ dan WFH Didorong Jadi Standar Baru di Jakarta

Sabtu, 24 Januari 2026 | 06:02

Prajurit di Perbatasan Wajib Junjung Profesionalisme dan Disiplin

Sabtu, 24 Januari 2026 | 06:00

Airlangga Bidik Investasi Nvidia hingga Amazon

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:42

Indonesia Jadi Magnet Event Internasional

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:26

Macron Cemas, Prabowo Tawarkan Jalan Tengah

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:23

Rismon Sianipar Putus Asa Hadapi Kasus Ijazah Jokowi

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:11

Polda Metro Terima Lima LP terkait Materi Mens Rea Pandji

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:09

Prabowo Jawab Telak Opini Sesat Lewat Pencabutan Izin 28 Perusahaan

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:26

Polisi Bongkar 'Pabrik' Tembakau Sintetis di Kebon Jeruk

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:16

Pesan Prabowo di WEF Davos: Ekonomi Pro Rakyat Harus Dorong Produktivitas

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:04

Selengkapnya