Berita

Eggi Sudjana/Net

Hukum

SKANDAL MEIKARTA

Eggi: KPK Enggak Boleh Jadi Penakut

SELASA, 15 JANUARI 2019 | 11:17 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

. Kesaksian Bupati Bekasi Nonaktif Neneng Hasanah Yasin yang menyebut adanya dugaan keterlibatan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo merupakan salah satu alat bukti dalam status hukum.

Demikian disampaikan politisi PAN, Eggi Sudjana, kemarin malam (Senin, 14/1).

"Karena itu (alat bukti), KPK mesti segera memanggil Mendagri (Tjahjo Kumolo)," tambah Eggi yang juga caleg PAN Dapil Jakarta 2 ini.


Ditambahkan Eggi, alat bukti dalam perkara hukum mesti dilakukan pengembangan untuk ditindaklanjuti. Dengan kata lain, lanjut Eggi, Mendagri diduga terlibat dalam kasus Meikarta itu.

"Itu harus dieksplore. Jadi itu alat bukti menunjukkan Mendagri diduga terlibat gitu," tutur Eggi.

Lebih lanjut, Eggi meminta KPK tidak tebang pilih dalam menangani kasus hukum yang berkaitan dengan pemegang kekuasaan.

"Kalau sudah berkaitan dengan kekuasaan, KPK enggak boleh jadi penakut. KPK harus panggil Tjahjo," demikian Eggi.

Dalam kesaksian persidangan kasus dugaan suap proyek Meikarta di PN Tipikor Bandung, Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin sebelumnya mengungkap adanya permintaan tolong Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo.

Permintaan tolong yang dimaksud Neneng yakni soal perizinan megaproyek Meikarta di Kabupaten Bekasi agar dibantu. 

Namun Tjahjo membantah semua pernyataan Neneng. Dia menegaskan kewenangan perizinan proyek pengembangan properti tersebut merupakan kewenangan Pemkab Bekasi dan Pemprov Jawa Barat. 

Tjahjo pun menyatakan semua kronologis itu sudah disampaikan anak buahnya yakni Dirjen Otonomi Daerah Soemarsono kepada penyidik KPK. [jto]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya