Berita

Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno/ist

Politik

Ini Komentar-komentar “Nakal” JS Prabowo Usai Pidato Prabowo Subianto

SELASA, 15 JANUARI 2019 | 10:22 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Johanes Suryo Prabowo ikut mengamati pidato yang disampaikan calon presiden 02 Prabowo Subianto di Jakarta Convention Center (JCC), Senin malam (14/1).

Dalam pidato itu, Prabowo yang didampingi cawapres Sandiaga Uno menyampaikan visi dan misi mereka apabila dipercaya rakyat untuk memimpin Indonesia lewat Pilpres 2019 mendatang. Pidato kebangsaan itu diberi judul “Indonesia Menang”.

Lewat akun Twitter pribadi miliknya, @marierteman, JS Prabowo yang adalah mantan Kepala Staf Umum TNI periode 2011-2012 itu menuliskan sejumlah komentar “nakal” dan menggelitik.


Diawali dengan, “Deg-degan juga nih. Bentar lagi pidato kebangsaan Mas @Prabowo. Apa lagi ya yang akan diplintir oleh awak media?”

Komentar ini ditulisnya 16 jam lalu.

Alumni Akabri 1976 yang meraih Adhi Makayasa dan Tri Sakti Wiratama sebagai lulusan terbaik ini juga mengunggah video yang memperlihatkan persiapan sebelum pidato dilakukan. Termasuk video singkat ketika Prabowo dan Sandiaga Uno bertemu di belakang panggung.

Prabowo menyempatkan diri merapikan dasi yang dikenakan Sandi.

Lalu sebuah komentar sekitar 13 jam lalu yang berbunyi, “Wis wayah’e, sudah saatnya,” diikuti hastag #2019PrabowoPresidenRI, #IndonesiaMenang, dan #IndonesiaAdilMakmur.

Kelihatannya komentar ini untuk menyambut pernyataan Sandi di atas panggung.

Foto yang memperlihatkan Prabowo merapikan dasi Sandi juga diuploadnya dan dikomentari dengan kalimat bijak seperti ini:

“Saling menguatkan, saling mengoreksi, saling memperbaiki. Bukan jalan sendiri. Foto sendiri, sementara wakilnya ditinggalkan.”

Sekitar lima jam lalu, JS Prabowo yang pernah menjadi Wakil Gubernur Timor Timur di tahun 1998 mengupload foto Prabowo dan Sandiaga Uno mengapit Susilo Bambang Yudhoyono di atas panggung dengan latar belakang ribuan orang yang menghadiri pidato itu.

Tulisnya, “Pemimpin itu merangkul, bukan memukul. Pemimpin itu bersanding, bukan bertanding. Karena pemimpin itu bervisi, bukan berselfi.”

Sekitar 4 jam lalu, JS Prabowo mengupload foto dua pria mengenakan kaos kuning bertuliskan “Alumni UI Asli Kampus Depok.” Kedua pria ini menghadiri pidato kebangsaan Prabowo.

Untuk foto ini, JS Prabowo menuliskan komentar, “Yang asli selalu diganggu sama yang palsu. Tapi kepalsuan tak pernah merusak keaslian. Demikian juga capres.”  

Twit lain JS Prabowo terkait pidato capres Prabowo Subianto adalah komentar atas komentar pengamat komunikasi Hendri Satrio yang mengatakan dalam pidato Prabowo masih terlalu banyak wacana akan.

Twit JS Prabowo pun ringan saja, namun terasa dalam.

“Pidato Kebangsaan Prabowo masih kebanyakan AKAN. Sebaliknya mereka memang TELAH TERBUKTI TIDAK BISA menepati janji,” tulis JS Prabowo.

Bila diperhatikan, kalimat kedua twit itu tidak ditujukan kepada Prabowo Subianto, melainkan untuk lawan Prabowo di Pilpres 2019, petahana Joko Widodo.

Cuitan terakhir JS Prabowo terkait pidato Prabowo Subianto sekitar satu jam lalu.

Pria kelahiran Semarang, 15 Juni 1954 ini mengunggah sebuah foto yang memperlihatkan Sandiaga Uno berdiri tegak di belakang Prabowo yang sedang berpidato.

“Kebayang gak kalau cawapresnya bukan bung @sandiuno yang berdiri seperti itu menemani mas @prabowo menyampaikan #PidatoKebangsaan sekitar 2 jam. Bisa-bisa tekapar dah,” tulisnya “nakal”. [dem]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya