Berita

Foto: Net

Nusantara

Dualisme Kepemimpinan Imbas Layanan BPJS Setop Di RS HKBP Balige

SELASA, 15 JANUARI 2019 | 08:28 WIB | LAPORAN:

Dualisme kepemimpinan di rumah sakit (RS) seharusnya dihindari karena merugikan masyarakat.

Koordinator Advokasi BPJS Watch Timboel Siregar menyebutkan, seperti yang terjadi di Rumah Sakit HKBP Balige, Kabupaten Tobasa. Imbas dualisme di RS terbesar di Tapanuli itu menyebabkan pelayanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan) terhenti.

Menurut Timboel, pimpinan tertinggi HKBP yang paling bertanggung jawab atas polemik ini.


"Per 1 Januari 2019, RS HKBP Balige tidak lagi bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Hal ini dikarenakan adanya dualisme kepemimpinan di rumah sakit tersebut. Terjadi perselisihan kepemimpinan," beber Timboel dalam keterangannya.

Dia menyampaikan, di wilayah Kabupaten Tobasa, hanya ada dua rumah sakit yang beroperasi, yaitu Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Porsea dan Rumah Sakit HKBP Balige.

Selama ini, RS HKBP Balige menjadi tujuan utama rakyat Tobasa untuk berobat.

"Sehingga masyarakat tidak perlu pergi berobat ke Pematang Siantar, atau ke Tarutung atau ke Kota Medan," ujarnya.

Namun lantaran adanya konflik di internal kepemimpinan RS HKBP Balige membuat pelayanan BPJS Kesehatan disetop.

"Malah, salah satu kubu yang berkonflik di tubuh RS HKBP Balige mengirimkan somasi ke BPJS Kesehatan. Ini semakin merugikan masyarakat," ujar Timboel.

Masyarakat peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tidak bisa lagi memanfaatkan layanan RS HKBP Balige. Saat ini jika ingin berobat di RS HKBP harus menjadi pasien umum alias bayar sendiri. "Tidak dijamin oleh BPJS Kesehatan," terang Timboel.

"Kami mohon agar Ompung Ephorus HKBP (pimpinan tertinggi HKBP) dapat menyelesaikan masalah di tubuh RS HKBP Balige secepat mungkin sehingga rakyat bisa menggunakan kartu JKN KIS," ujar Timboel.

Selain Ephorus HKBP sebagai pimpinan tertinggi, Timboel juga berharap direktur utama BPJS Kesehatan dapat memberikan alternatif solusi bagi pelayanan kesehatan masyarakat di sana.[wid]

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

UPDATE

PJJ dan WFH Didorong Jadi Standar Baru di Jakarta

Sabtu, 24 Januari 2026 | 06:02

Prajurit di Perbatasan Wajib Junjung Profesionalisme dan Disiplin

Sabtu, 24 Januari 2026 | 06:00

Airlangga Bidik Investasi Nvidia hingga Amazon

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:42

Indonesia Jadi Magnet Event Internasional

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:26

Macron Cemas, Prabowo Tawarkan Jalan Tengah

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:23

Rismon Sianipar Putus Asa Hadapi Kasus Ijazah Jokowi

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:11

Polda Metro Terima Lima LP terkait Materi Mens Rea Pandji

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:09

Prabowo Jawab Telak Opini Sesat Lewat Pencabutan Izin 28 Perusahaan

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:26

Polisi Bongkar 'Pabrik' Tembakau Sintetis di Kebon Jeruk

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:16

Pesan Prabowo di WEF Davos: Ekonomi Pro Rakyat Harus Dorong Produktivitas

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:04

Selengkapnya