Berita

Trump/Net

Dunia

Trump Ancam Hancurkan Ekonomi Turki Jika Serang Milisi Kurdi Di Suriah

SENIN, 14 JANUARI 2019 | 19:45 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan menghancurkan ekonomi Turki jika negara tersebut menyerang milis Kurdi, atau YPG di Suriah. YPG sendiri merupakan kelomopok sekutu Amerika Serikat yang bekerjasama melancarkan misi melawan kelompok militan ISIS di Suriah.

Hubungan Amerika Serikat dan Turki sendiri diketahui telah lama tegang karena dukungan Washington kepada YPG. Bagi Turki, YPG merupakan perpanjangan tangan dari Partai Pekerja Kurdistan (PKK) yang dilarang di Turki karena melakukan pemberontakan selama puluhan tahun di negara tersebut.

Trump mengatakan akhir pekan kemarin bahwa Amerika Serikat memulai penarikan militer dari Suriah yang ia umumkan pada bulan Desember lalu. Meski begitum Trump menekankan bahwa Amerika Serikat masih akan terus menyerang sisi ISIS yang masih bertahan di sana.


"Akan menyerang lagi dari pangkalan terdekat yang ada jika direformasi. Akan menghancurkan Turki secara ekonomi jika mereka memukul suku Kurdi. Buat 20 mil zona aman. Demikian juga, tidak ingin Kurdi memprovokasi Turki," tulis Trump di Twitter, seperti dimuat Reuters. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Bali Disiapkan Jadi “Dubai Baru”, Duit Asing Bebas Pajak

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:07

DPR Minta Pemerintah Cepat Terbitkan Aturan Turunan UU PPRT

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:01

Dugaan Korupsi Dana APBD untuk Unsultra Dilaporkan ke KPK

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:57

DPR: Kode Etik Media Arus Utama Lebih Jelas Dibanding New Media

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:38

Tarumajaya Raih Paritrana Award Bukti Desa Berpihak kepada Rakyat

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:26

Polisi Sudah Periksa 39 Saksi Terkait Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:15

Ekonomi Tumbuh (Tidak) Disyukuri

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:11

Ombudsman RI Bentuk Majelis Etik untuk Tegakkan Integritas dan Profesionalisme

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:10

Sejarah Erupsi Gunung Dukono Masa ke Masa

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:06

PLN Bedah Mitigasi Risiko Pidana dalam Penerapan KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 08 Mei 2026 | 18:42

Selengkapnya