Berita

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita/Net

Bisnis

Pernyataan Mendag Konfirmasi Sektor Pangan Dikuasai Mafia Impor

SENIN, 14 JANUARI 2019 | 09:24 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pernyataan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita terkait kualitas gula dan garam lokal merupakan sebuah konfirmasi bahwa sektor tersebut selalu dipegang para mafia impor.

Hal itu sebagaimana diungkapkan oleh legislator asal Golkar, Firman Subagyo, sesaat lalu (Senin, 14/1) kepada redaksi.

“Seperti kita ketahui bersama bahwa dari rezim ke rezim komoditi pangan selalu menjadi mainan mafia pangan dan para importir yang terkenal dengan istilah 9 samurai atau istilah 9 naga, oleh karena itu semangat pemerintah harus dibalik bagaimana memperbaiki pruduk industri dalam negerinya,” ujar Firman.


Belum lama ini, Mendag menyatakan buruknya kualitas garam dan gula lokal sehingga tidak memenuhi persyaratan industri.

Firman menyangkal pernyataan Mendag bahwa selama ini gula lokal selalu menjadi bahan baku jenang Kudus dan menghasilkan kualitas yang baik.

“Jadi sebagai pejabat pemerintah harus hati-hati untuk membuat pernyataan kepada publik yang bisa menyesatkan kalau penjelasannya tidak clear,” imbuh Firman.

Maka dari itu Anggota Komisi II DPR ini meminta agar Menteri Enggar sudah sepatutnya membangkitkan semangat petani dan industri kecil kita yang kian hari makin terancam.

“Bukan justru membunuh semangat dan karakter petani dan industri dalam negeri itu sendiri dan apalagi itu menyesatkan,” demikian Firman. [jto]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya