Berita

Penari di pameran Reiselivsmessen/Net

Dunia

Bencana Alam Tidak Surutkan Animo Warga Norwegia Kunjungi Indonesia

SENIN, 14 JANUARI 2019 | 04:40 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Stand Indonesia di ajang pameran wisata di Norwegia, Reiselivsmessen menyedot perhatian. Stand itu didirikan oleh KBRI Oslo yang bekerja sama dengan travel agent di Oslo.

Pameran ini digelar saat suhu dingin mencapai minus 9 derajat celcius di Telenor Arena, Oslo, pada 11 hingga 13 Januari.

Dutabesar RI untuk Oslo, Todung Mulya Lubis menjelaskan bahwa keikutsertaan dalam acara ini merupakan bagian dari diplomasi ekonomi KBRI Oslo, ekaligus upaya berkelanjutan agar Indonesia tetap eksis dalam radar destinasi wisata unggulan bagi warga Norwegia


Sementara itu, Pelaksana Fungsi Penerangan dan Sosial Budaya KBRI Oslo Nina Evayanti menjelaskan bahwa pada pameran kali ini, KBRI Oslo mendiseminasikan informasi wisata menari di tanah air, seperti Raja Ampat, Pulau komodo, Danau Toba, dan Candi Borobudur.

“Serta berbagai destinasi menarik lainnya,” jelas Nina.

Sementara itu, PF Ekonomi I KBRI Oslo, Wisnu Lombar Dwinanto menjelaskan, banyak pengunjung yang bertanya mengenai bencana alam, kecelakaan moda transportasi, hingga isu terorisme di Indonesia saat pameran digelar.

“Kesempatan ini dimanfaatkan untuk menyerbarluaskan informasi terkait upaya penanggulangan serta upaya pencegahan yang dilakukan pemerintah, industri pariwisata, dan berbagai pihak terkait, sekaligus meyakinkan mereka bahwa Indonesia masih menjadi tempat yang aman dan nyaman untuk berwisata,” ungkap Wisnu Lombar Dwinanto, PF Ekonomi I KBRI Oslo.

Secara umum, animo warga Norwegia untuk berwisata ke Indonesia tidak surut dengan adanya isu-isu tersebut.

“Sebaliknya, panorama keindahan dan kelestarian alam, keragaman seni budaya disertai keramahtamahan, dan kemajuan pembangunan infrastruktur pendukung pariwisata, semakin meningkatkan ekspektasi dan mendorong minat wisatawan Norwegia untuk berlibur ke Indonesia,” pungkasnya. [ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pakar HTN Sambut Baik Putusan MK Perkuat Kedudukan Hasil Audit BPK

Selasa, 21 April 2026 | 18:18

Refly Harun soal Info P21 Kasus Ijazah Jokowi: Itu Ngarang!

Selasa, 21 April 2026 | 18:17

Efek Domino MBG, Pendapatan Petani Naik 60 Persen

Selasa, 21 April 2026 | 18:13

Hadiah Hari Kartini: Pengesahan UU PPRT Lindungi Pahlawan Domestik

Selasa, 21 April 2026 | 18:04

Staf PBNU Mangkir dari Panggilan, KPK Siap Jadwal Ulang

Selasa, 21 April 2026 | 17:52

RUU PPRT Disahkan DPR Bukti Perempuan Hadir di Parlemen

Selasa, 21 April 2026 | 17:43

Peringati Hari Kartini, KPP: Perempuan Harus Aktif dari Suara ke Aksi

Selasa, 21 April 2026 | 17:42

Huawei Rilis Pura 90 Series, Ini Spesifikasi, Fitur Kamera, dan Harganya

Selasa, 21 April 2026 | 17:16

Staf Orang Kepercayaan Maidi Dicecar KPK soal Penampungan Dana CSR

Selasa, 21 April 2026 | 17:13

13 WNI Jadi Korban Kebakaran 1.000 Rumah Apung di Malaysia

Selasa, 21 April 2026 | 17:10

Selengkapnya