Berita

Dwi Siti Romdhoni/RMOL

Nusantara

Keluarga Dan Korban Mengenang 3 Tahun Teror Bom Thamrin

MINGGU, 13 JANUARI 2019 | 10:57 WIB | LAPORAN:

Sehari jelang tepat tiga tahun sejak tragedi bom Thamrin yang terjadi pada 14 Januari 2016 lalu.

Para keluarga korban dan korban yang tergabung dalam Sahabat Thamrin' gelar kumpul bersama. Di lokasi kejadian, persis di persimpangan Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, mereka mengenang tragedi memilukan itu.

Para anggota yang hadir kompak mengenakan kaos warna putih.


Selain banner mini, selebihnya ada flyer yang disebarkan kepada orang-orang yang lewat. 'Menerima Perbedaan untuk Merayakan Kebersamaan dan Perdamaian,' begitu tema yang diangkat dalam momen kali ini.

Jurubicara Sahabat Thamrin, Dwi Siti Romdhoni menuturkan, hingga kini komunitas masih terus kumpul bersama.

"Jadi kami bukan hanya sekedar komunitas sekadar kumpul-kumpul, tidak juga. Jadi kami membentuk persahabatan dan menjadi keluarga besar yang saling mengingatkan apa saja yang kita pada saat itu ya apa saja yang kita rasakan saat itu kemudian apa yang harus kita lakukan pada saat kita sakit, kita harus ke rumah sakit mana atau dokter spesialis mana yang untuk menangani rasa sakit kita," ujar Dwi di lokasi kejadian, MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (13/1).

Total ada 11 orang meninggal terdiri dari empat pelaku dan tujuh warga sipil saat kejadian.  

Kegiatan Sahabat Thamrin tak hanya itu. Kata Dwi, mereka juga aktif berbagi pengalaman ke sekolah-sekolah, tokoh masyarakat dan kelompok-kelompok masyarakat lainnya.

"Selain itu juga kita mengadakan beberapa semacam sharing diskusi ke sekolahan, kemudian ada juga ke tokoh masyarakat, kemudian ada juga ke lapas, ada juga ke mahasiswa," papar dia.

Dwi berpendapat, pada dasarnya, teror itu upaya pelaku untuk menunjukkan pilihan dan keyakinan yang berbeda dengan masyarakat umumnya.

"Perbedaan itu hendak mereka paksakan agar kita mau memilih sikap yang sejalan dengan pemikiran mereka. Cara apapun yang mereka lakukan, termasuk dengan cara mengancam dan menebar ketakutan," terangnya.

Sahabat Thamrin mengakhiri kegiatan ini dengan membagi-bagikan makanan kepada masyarakat yang berolahraga di sekitar lokasi.[wid] 

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya