Berita

Huawei/Net

Dunia

Dituduh Mata-mata Di Polandia, Huawei Pecat Pekerja China

SABTU, 12 JANUARI 2019 | 23:47 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Raksasa peralatan telekomunikasi China, Huawei, memecat seorang pekerja China yang ditangkap di Polandia pekan ini atas tuduhan mata-mata.

Dia adalah Wang Weijing. Pihak Huawei dalam sebuah pernyataan akhir pekan ini mengatakan bahwa dia ditangkap karena "alasan pribadi".

"Kejadian ini menciptakan efek berbahaya pada reputasi global Huawei," kata perusahaan itu, seperti dimuat Al Jazeera.


Pihak berwenang Polandia pada hari Jumat (11/1) menangkap Weijing dan seorang mantan pejabat keamanan Polandia atas tuduhan mata-mata. Penangkapan ini dapat meningkatkan kekhawatiran keamanan Barat tentang pembuat peralatan telekomunikasi.

Maciej Wasik, wakil kepala dinas khusus Polandia, mengatakan operasi yang mengakibatkan penangkapan kedua tersangka telah berlangsung lama dan direncanakan dengan hati-hati. Polandia menuduh dua termasuk manajer Huawei dengan mata-mata untuk China

"Keduanya melakukan kegiatan spionase melawan Polandia," katanya. [mel]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Diminati Klub Azerbaijan, Persib Siap Lepas Eliano Reijnders?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:58

Investasi Emas untuk Keuntungan Maksimal: Mengapa Harus Disimpan dalam Jangka Panjang?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:37

Harga Plastik Melonjak, Pengamat Ingatkan Dampaknya Bisa Lebih Berbahaya dari BBM

Sabtu, 04 April 2026 | 14:49

DPR Minta ASN yang WFH Dipantau Ketat!

Sabtu, 04 April 2026 | 14:31

Komisi V DPR Minta Pemerintah Lakukan Pemilihan Terdampak Gempa Sulut-Malut

Sabtu, 04 April 2026 | 14:00

DPR Minta Pemda Pertahankan Guru PPPK Paruh Waktu di Tengah Efisiensi Anggaran

Sabtu, 04 April 2026 | 13:47

Trump Digugat Dua Lusin Negara Bagian Terkait Pemilu

Sabtu, 04 April 2026 | 13:24

Daftar Tayang Bioskop April 2026: Dari Petualangan Galaksi Mario hingga Ketegangan Horor Lokal

Sabtu, 04 April 2026 | 13:22

Ledakan di Markas PBB Lebanon Kembali Lukai 3 Prajurit TNI, 2 Luka Serius

Sabtu, 04 April 2026 | 13:01

Sindiran Iran ke AS Menggema di Tengah “Pembersihan” Pentagon

Sabtu, 04 April 2026 | 12:51

Selengkapnya