Berita

Trump/Net

Dunia

Penutupan Parsial Pemerintahan AS Awal Tahun Ini Pecahkan Rekor Terlama

SABTU, 12 JANUARI 2019 | 15:54 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Penutupan parsial pemerintahan Amerika Serikat yang terjadi sejak akhir Desember lalu memecahkan rekor terpanjang.

Hari ini (Sabtu, 12/1), merupakan hari ke-22 penutupan parsial dilakukan. Angka ini memecahkan rekor sebelumnya, di mana penutupan pemerintahan terpanjang terjadi selama 21 hari pada tahun 1995 hingga 1996 di bawah pemerintahan Presiden Bill Clinton.

Hingga saat ini, masih belum ada titik terang dari masalah anggaran pembangunan tembok perbatasan Meksiko yang diminta Trump namut dicegat Demokrat di Kongres. Hal ini menyebabkan penutupan pemerintahan mustahil selesai dengan segera.


Akibat penutupan, sekitar seperempat dari pemerintah federal masih tidak beroperasi sampai rencana pengeluaran disetujui. Hal itu meninggalkan 800 ribu karyawan federal tidak dibayar.

Pada hari Jumat (11/1), para pekerja termasuk penjaga penjara, staf bandara dan agen FBI, melewatkan gaji pertama mereka tahun ini.

Sementara itu, Trump telah menenangkan spekulasi bahwa ia akan mengumumkan keadaan darurat nasional untuk melewati Kongres dan mendapatkan uang yang dibutuhkannya. Dinding perbatasan yang diusulkannya adalah janji pemilihan utama.

Dia menggambarkan deklarasi darurat sebagai "jalan keluar yang mudah" dan mengatakan dia akan lebih memilih Kongres untuk menyelesaikan masalah.

Tetapi dia menambahkan bahwa dia punya hak untuk menetapkan keadaan darurat.

"Jika mereka tidak bisa melakukannya, saya akan mengumumkan keadaan darurat nasional. Saya memiliki hak mutlak," tegas Trump, seperti dimuat BBC. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya