Berita

Mohenjo Daro/Net

Jaya Suprana

Petilasan Mohenjo Daro

SABTU, 12 JANUARI 2019 | 07:04 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

MOHENJO Daro kembali terangkat ke permukaan kesadaran masyarakat dunia akibat film Mohenjo Daro yang ditulis dan disutradarai oleh Ashutosh Gowariker serta diproduksi oleh Siddharth Roy Kapur untuk UTV Motion Pictures dan Ashutosh Gowariker Productions pada tahun 2016 menampilkan Hrithik Roshan dan Pooja Hegde sebagai pasangan pemeran utama.

Lembah Sungai Sindu

Mohenjo Daro terdaftar sebagai situs Warisan Kebudayaan Dunia UNESCO kini hadir dalam bentuk puing-puing permukiman terluas dari Peradaban Lembah Sindu, yang terletak di Provinsi Sindu, Pakistan.


Dibangun pada sekitar tahun 2600 SM, Mohenjo Daro merupakan permukiman kota pertama di dunia, bersamaan dengan peradaban Mesir Kuno, Mesopotamia dan Yunani Kuno.

Mohenjo Daro terletak di sebuah bubungan zaman Pleistosen di tengah-tengah dataran yang kerap dilanda banjir sungai Sindu. Bubungan tersebut kini dalam kondisi terkubur namun di masa lalu memungkinkan pendirian kota di tengah-tengah dataran di antara sungai Sindu di barat dan sungai yang hanya mengalir di musim hujan yaitu Ghaggar-Hakra di timur.

Peradaban Sungai

Pada puncak kejayaannya, Mohenjo Daro layak dinobatkan sebagai kota paling "modern" di Asia bahkan di dunia.   Peradaban Lembah Sindu yang hadir pada kurun waktu sekitar 3300-1700 sebelum Masehi terletak di kawasan yang  kini berada di teritorium Pakistan dan India.

Jangkauan peradaban India kuno ini bahkan tersebar sampai ke pantai Laut Arab di Gujarat di selatan, perbatasan Iran di barat, dengan kota perbatasan di Bactria. Pusat perkotaan terutama berada di Mohenjo Daro, Harapa dan Lothal.

Beberapa arkeolog berpendapat bahwa pada masa puncaknya Peradaban Lembah Sindu mencapai jumlah lima juta penduduk dengan mayoritas suku Dravida. Sampai masa kini, lebih dari seribu kota dan permukiman telah ditemukan sebagai petilasan Peradaban Lembah Sindu.

Sejarah

Peradaban Lembah Sindu menggaris-bawahi fakta geohistoris bahwa kawasan sungai kerap berperan sebagai pusat pengembangan peradaban.

Mengingat pentingnya peran lembah sungai sebagai pusat peradaban seperti juga telah terbukti pada Peradaban Gangga, Peradaban Nil, Peradaban Mesopatamia maka seharusnya para ilmuwan sejarah dan arkeolog juga juga cermat dan seksama intensif meneliti Peradaban Bengawan Solo dan Peradaban Ciliwung di Jawa, Peradaban Musi di Sumatera serta Peradaban Kapuas dan Peradaban Mahakam di Kalimantan yang dapat diyakini pasti memiliki makna dan peran tersendiri di dalam lembaran sejarah Peradaban Nusantara mau pun Peradaban Umat Manusia. [***]

Penulis adalah pendiri Pusat Pembelajaran Kebudayaan

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

UPDATE

BNI dan Universitas Terbuka Perkuat Digitalisasi Dana Riset

Rabu, 25 Februari 2026 | 18:10

KPK Agendakan Ulang Periksa Budi Karya Pekan Depan

Rabu, 25 Februari 2026 | 18:05

BGN Tegaskan Jatah MBG Rp8–10 Ribu per Porsi, Bukan Rp15 Ribu

Rabu, 25 Februari 2026 | 17:52

PDIP Singgung Keadilan Anggaran antara Pendidikan dengan MBG

Rabu, 25 Februari 2026 | 17:30

Purbaya Tunggu Arahan Prabowo soal Usulan THR Bebas Pajak

Rabu, 25 Februari 2026 | 17:25

Saksi Sebut Tak Ada Aliran Dana ke Nadiem dan Harga Chromebook Dinilai Wajar

Rabu, 25 Februari 2026 | 17:20

Mudik Gratis Jasa Marga 2026 Dibuka, Ini Cara Daftar dan Rutenya

Rabu, 25 Februari 2026 | 17:18

Legislator PDIP Minta Tukang Ojek Pandeglang Dibebaskan dari Tuntutan Hukum

Rabu, 25 Februari 2026 | 17:11

Meksiko Jamin Piala Dunia 2026 Aman usai Bentrokan Kartel

Rabu, 25 Februari 2026 | 17:00

5 Cara Mencegah Dehidrasi saat Puasa Ramadan agar Tubuh Tetap Bugar

Rabu, 25 Februari 2026 | 16:54

Selengkapnya