Berita

Global

Peretas Data Politisi Jerman Pernah Hina Islam Di Internet

SABTU, 12 JANUARI 2019 | 00:38 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Peretas yang membocorkan data pribadi hampir 1.000 politisi dan sejumlah tokoh Jerman beberapa waktu lalu pernah menyatakan pandangan sayap kanan danm anti-Muslim di internet.

Dia adalah seorang mahasiswa berusia 20 tahun. Dengan menggunakan nama Internet "r00taccess", mahasiswa yang diidentifikasi sebagai Johannes S. pernah menghina Islam di internet.

"Islam itu kotor: kita tidak hidup di abad ke-6" tulisnya, seperti dimuat majalah berita mingguan Der Spiegel melaporkan pada hari Jumat (11/1).


Dikabarkan Reuters, pejabat Jerman minggu ini mengatakan siswa, yang tinggal bersama orang tuanya di negara bagian Hesse itu mengaku telah melakukan peretasan dan membocorkan data.

Spiegel mengatakan tersangka mengklaim dalam posting lain bahwa partai sayap kanan Alternatif untuk Jerman (AfD) tidak akan dapat menyingkirkan Jerman dari para migran, dan itu akan membuat Partai Demokratik Nasional (NPD) ultranasionalis "untuk membersihkan dengan benar". [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya