Berita

Jalan raya baru yang diresmikan Israel/Al Jazeera

Dunia

Israel Resmi Buka Jalan "Apartheid" Di Tepi Barat

JUMAT, 11 JANUARI 2019 | 23:22 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Israel membuka jalan raya baru di wilayah Tepi Barat yang diduki jelang akhir pekan ini. Jalan raya itu merupakan program yang dielu-elukan Israel, namun dikecam oleh Palestina. Warga Palestina menjuluki jalan itu sebagai "jalan apartheid".

Ini adalah bagian operasional pertama dari jalan lingkar timur di sekitar Yerusalem yang dapat menolak akses warga Palestina ke bagian Tepi Barat dan mengancam negara Palestina di masa depan.

Rute 4370 memiliki tembok tinggi di tengah dan dipagari tinggi yang memisahkan jalan menjadi dua jalur dua arah yang terpisah.


Sisi barat diperuntukkan bagi warga Palestina di Tepi Barat untuk berkeliling Yerusalem, yang tidak dapat mereka masuki tanpa izin militer yang dikeluarkan Israel. Sementara sisi timur melayani pemukim Israel yang pergi ke dan dari Yerusalem.

Warga Palestina dari desa Anata, yang terletak di pinggiran Yerusalem tetapi dipisahkan dari kota oleh tembok pembatas Israel, mengatakan sebagian jalan raya dibangun di atas tanah Anata.

"Siapa pun dapat melihat rencana Israel," kata warga Ahmed Rifea.

"Beberapa bulan lalu mereka ingin mengambil Khan al-Ahmar (desa Badui yang mendapat perhatian internasional setelah pemerintah Israel mengeluarkan perintah penghancuran). Sekarang mereka membangun jalan baru ini? Mereka ingin mengambil tanah itu," kata Rifea, seperti dimuat Al Jazeera.

Rute 4370 membentang ke timur laut Yerusalem melewati Khan al-Ahmar dan pemukiman Yahudi ilegal Maale Adumim, di daerah kontroversial yang dikenal sebagai E-1, yang terletak di pinggiran timur Yerusalem.

Otoritas Israel ingin mencaplok E-1 sebagai bagian dari rencana "Greater Jerusalem" untuk menggambar ulang perbatasan kota. Namun desa Khan al-Ahmar menghalangi rute itu. [mel]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Diminati Klub Azerbaijan, Persib Siap Lepas Eliano Reijnders?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:58

Investasi Emas untuk Keuntungan Maksimal: Mengapa Harus Disimpan dalam Jangka Panjang?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:37

Harga Plastik Melonjak, Pengamat Ingatkan Dampaknya Bisa Lebih Berbahaya dari BBM

Sabtu, 04 April 2026 | 14:49

DPR Minta ASN yang WFH Dipantau Ketat!

Sabtu, 04 April 2026 | 14:31

Komisi V DPR Minta Pemerintah Lakukan Pemilihan Terdampak Gempa Sulut-Malut

Sabtu, 04 April 2026 | 14:00

DPR Minta Pemda Pertahankan Guru PPPK Paruh Waktu di Tengah Efisiensi Anggaran

Sabtu, 04 April 2026 | 13:47

Trump Digugat Dua Lusin Negara Bagian Terkait Pemilu

Sabtu, 04 April 2026 | 13:24

Daftar Tayang Bioskop April 2026: Dari Petualangan Galaksi Mario hingga Ketegangan Horor Lokal

Sabtu, 04 April 2026 | 13:22

Ledakan di Markas PBB Lebanon Kembali Lukai 3 Prajurit TNI, 2 Luka Serius

Sabtu, 04 April 2026 | 13:01

Sindiran Iran ke AS Menggema di Tengah “Pembersihan” Pentagon

Sabtu, 04 April 2026 | 12:51

Selengkapnya