Berita

Mike Pompeo/Reuters

Dunia

Di Kairo, Menlu AS Kritiik Kebijakan Timur Tengah Era Obama

JUMAT, 11 JANUARI 2019 | 16:45 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo menuduh Barack Obama menabur kekacauan dengan meninggalkan Timur Tengah kepada militan dan pengaruh Iran semasa menjabat.

Kritik itu disampaikan Pompeo dalam pidatonya di Universitas Amerika di Kairo pada Kamis (10/1)

Pompeo menekankan bahwa Amerika Serikat hadir di Timur Tengah sebagai kekuatan untuk kebaikan. Namun dia menilai bahwa Obama justru memandang Amerika Serikat sebagai kekuatan yang membuat Timur Tengah "sakit".


Beberapa mantan pejabat dan analis AS menuduh diplomat top Amerika salah membaca sejarah dan menyamarkan keinginan Trump untuk mengurangi komitmen Amerika Serikat di wilayah tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, Pompeo juga menuduh Obama meremehkan keuletan dan kekejaman Islamisme radikal, karena gagal untuk secara memadai mendukung protes massa "Gerakan Hijau" tahun 2009 terhadap pemilihan yang disengketakan di Iran. Dia juga menyalahkan Obama karena tidak membom Suriah sebagai pembalasan atas pembalasan atas penggunaan senjata kimia oleh pasukan pemerintah dalam perang sipilnya.

"Apa yang kita pelajari dari semua ini? Kami belajar bahwa ketika Amerika mundur, kekacauan sering terjadi. Ketika kita mengabaikan teman-teman kita, kemarahan muncul. Dan ketika kami bermitra dengan musuh-musuh kami, mereka maju," kata Pompeo, seperti dimuat Reuters.

Pompeo tidak menyebut Obama dengan nama tetapi memanggilnya dengan istilahh "orang Amerika lain" yang telah memberikan pidato di ibu kota negara terpadat di dunia Arab itu.

Kantor Obama menolak berkomentar atas pidato tersebut. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Bali Disiapkan Jadi “Dubai Baru”, Duit Asing Bebas Pajak

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:07

DPR Minta Pemerintah Cepat Terbitkan Aturan Turunan UU PPRT

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:01

Dugaan Korupsi Dana APBD untuk Unsultra Dilaporkan ke KPK

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:57

DPR: Kode Etik Media Arus Utama Lebih Jelas Dibanding New Media

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:38

Tarumajaya Raih Paritrana Award Bukti Desa Berpihak kepada Rakyat

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:26

Polisi Sudah Periksa 39 Saksi Terkait Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:15

Ekonomi Tumbuh (Tidak) Disyukuri

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:11

Ombudsman RI Bentuk Majelis Etik untuk Tegakkan Integritas dan Profesionalisme

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:10

Sejarah Erupsi Gunung Dukono Masa ke Masa

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:06

PLN Bedah Mitigasi Risiko Pidana dalam Penerapan KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 08 Mei 2026 | 18:42

Selengkapnya