Berita

Foto: Net

Hukum

Pelapor Ketua Permabudhi Dipanggil Bareskrim Polri

JUMAT, 11 JANUARI 2019 | 15:53 WIB | LAPORAN:

Ketua Persatuan Umat Budha Indonesia (Permabudhi) Provinsi Kepri HS harus berhadapan dengan hukum.

Pada Desember 2018 lalu, HS yang juga dikenal sebagai pengusaha resmi dilaporkan ke Bareskrim Mabes Polri atas tuduhan menyebarkan hoax Walubi Kepri tidak ada lagi. Pelapornya adalah Jandi Mukianto.

"Pada kenyataannya hingga hari ini Walubi dan juga Walubi Kepri masih ada dan tidak bubar seperti yang disampaikannya di hadapan pejabat publik pada 1 November 2018 di Restoran Vegetarian Bumi Maitri, Tanjungpinang," tegas Jandi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (11/1).


Berkaitan laporan terhadap HS, pada hari ini, Jandi memenuhi panggilan Barekrim Polri di Jakarta.

"Kami kembali ke Bareskrim memenuhi proses pemeriksaan sekaligus memastikan bahwa terlapor HS dapat memberikan keterangan yang lebih jelas mengenai hoax yang diciptakan," ujar pengacara Jandi dari kantor hukum Markus, Praja.

Jandi mempersoalkan pernyataan HS saat Musyawarah Daerah (Musda) Permabudhi pertama di Restoran Vegatarian Bumi Maitri lantai dua Sukaberenang Tanjungpinang, Kamis (1/11/2018).

HS menyatakan dengan hadirnya Permabudhi, maka secara otomatis Walubi Kepri bubar. Sebab, Walubi Kepri untuk periode lalu, hingga kemarin tak dilantik-lantik.

"Jadi yang ada di Kepri hanya Permabudhi saja. Walubi Kepri tidak ada lagi,” ujarnya seperti dimuat media siber lokal.[wid]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya