Berita

Yutu-2 China/CNA

Dunia

Bangun Dari Tidur Siang, Penjelajah China Kembali Eksplorasi Bulan

KAMIS, 10 JANUARI 2019 | 22:18 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Penjelajah bulan China kembali bekerja di sisi jauh bulan pada hari ini (Kamis, 10/1), setelah bangun dari hibernasi selama lima hari.

"Tidur siang sudah berakhir, bangun dan mulai bergerak," begitu keterangan yang diunggah di akun sosial media, Weibo Yutu-2 (Jade Rabbit-2), yang merupakan nama daari penjelajah bulan milik China tersebut.

Menurut keterangan Program Eksplorasi Lunar China di bawah Administrasi Antariksa Nasional China (CNSA) yang menjalankan misi itu, Jadde Rabbit-2 beralih ke mode siaga akhir pekan kemarin untuk melindungi diri dari suhu yang mencapai 200 derajat Celcius.


Rover sejauh 140 km telah memulai kembali kegiatan, yang akan mencakup pengambilan gambar sisi depan dari pendaratan dan misi eksplorasi.

Misi Chang'e-4 itu melakukan pendaratan lembut pertama di dunia di sisi jauh bulan pada 3 Januari lalu.

Penjelajah, dinamai kelinci kesayangan dewi bulan, berhasil berpisah dari pendarat dan melaju ke permukaan bulan Kamis pekan lalu.

Beijing sendiri mencurahkan miliaran ke dalam program luar angkasa yang dijalankan militernya, dengan harapan memiliki stasiun ruang angkasa pada tahun 2022, dan pada akhirnya mengirim manusia dalam misi bulan.

Ini adalah penyelidikan China kedua yang mendarat di bulan, setelah misi penjelajah Yutu pada 2013 lalu.

Dikabarkan Channel News Asia, Badan antariksa Cina mengatakan misi kali ini mengangkat selubung misterius dari sisi jauh bulan, yang tidak pernah terlihat dari Bumi. Hal ini membuka babak baru dalam eksplorasi bulan manusia.

Tidak seperti sisi dekat bulan yang menawarkan banyak bidang datar untuk disentuh, sisi jauh adalah pegunungan dan kasar. [mel]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Selamatkan Aset Negara, UIN Jakarta Jalankan Integrasi SMA/SMK Triguna

Sabtu, 04 Juli 2026 | 02:16

KPK Sita Uang Rp1 Miliar Lebih dan Puluhan Kg Platinum Hasil Korupsi Bupati Langkat

Sabtu, 04 Juli 2026 | 02:00

UI Angkat Bicara soal Kajian LGBT Mahasiswa, Begini Tanggapannya

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:48

Kronologi OTT Bupati Langkat, Mantan Anggota DPRD Sumut jadi Kurir Uang Suap

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:32

Badko HMI Sulbar Siap Kawal Kasus Kapolres Pasangkayu

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:16

Bupati Langkat juga Terima Cuan Jual Beli Jabatan Camat hingga Kepsek, Segini Nilainya

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:56

Sinergi Kemensos-ITB Visi Nusantara Serap Lulusan Sekolah Rakyat

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:37

Bupati Langkat Diduga Minta Fee 17 Persen ke Timses Usai Raup Proyek Rp10,2 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:12

Arief Poyuono Apresiasi Danantara Gandeng KPK Bersih-bersih BUMN

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:03

Bupati Langkat Syah Afandin dan Tim Sukses Tersandung Kasus Suap

Jumat, 03 Juli 2026 | 23:48

Selengkapnya