Berita

Meng Wanzhou/Reuters

Dunia

China: Kanada Punya Standar Ganda Dalam Penangkapan Eksekutif Top Huawei

KAMIS, 10 JANUARI 2019 | 20:39 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kanada dinilai telah menerapkan standar ganda serta mengabaikan kedaulatan peradilan negaranya dalam kasus penangkapan eksekutif top raksasa teknologi China, Huawei, yakni Meng Wanzhou.

Begitu kata Dutabesar China untuk Kanada, Lu Shaye dalam sebuah artikel di surat kabar Hill Times yang berbasis di Ottawa pekan ini.

Beijing mengecam penangkapan yang dilakukan Kanada terhadap Meng pada 1 Desember lalu dengan surat perintah ekstradisi Amerika Serikat. China mengancam akan melakukan langkah pembalasan.


Beberapa hari setelah penangkapan, China menahan dua warga Kanada, yakni pengusaha Michael Spavor dan mantan penasihat International Crisis Group Michael Kovrig. Mereka diselidiki karena dinilai membahayakan keamanan nasional China.

Dalam tulisannya, Lu mengatakan tuntutan Kanada untuk pembebasan kedua orang itu mencerminkan "standar ganda" yang lahir dari egotisme Barat dan supremasi kulit putih.

"Tampaknya, bagi orang-orang itu, hukum Kanada atau negara-negara Barat lainnya adalah hukum dan harus dipatuhi, sementara hukum China tidak, dan tidak seharusnya dihormati," kata Lu dalam tulisan tersebut, seperti dimuat Reuters. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya