Berita

Trump/Net

Dunia

Walk Out Dari Pertemuan Pimpinan DPR, Trump: Buang-buang Waktu!

KAMIS, 10 JANUARI 2019 | 12:09 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump memilih walk out dari pertemuan dengan para pemimpin Demokrat ketika perundingan gagal di pekan ketiga penutupan pemerintahan Amerika Serikat.

Trump memilih keluar dari pertemuan setelah legislator Demokrat Nancy Pelosi dan Chuck Schumer bersikukuh dengan penolakan mereka untuk mendanai rencana pembangunan tembok perbatasan Amerika Serikat-Meksiko yang digagas Trump.

Trump menyebut pertemuannya dengan kedua politisi top Demokrat itu buang-buang waktu.


"Baru saja meninggalkan pertemuan dengan Chuck dan Nancy, buang-buang waktu saja. Saya bertanya apa yang akan terjadi dalam 30 hari jika saya dengan cepat membuka segalanya, apakah Anda akan menyetujui Keamanan Perbatasan yang mencakup Dinding atau Penghalang Baja? Nancy berkata, Tidak. Saya mengatakan selamat tinggal, tidak ada yang berhasil," tulis Trump di akun Twitternya, tidak lama setelah pertemuan (Rabu, 9/1).

Sementara itu, Pelosi yang menduduki kursi ketua Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mengatakan bahwa ribuan pegawai federal yang tidak dibayar akibat penutupan parsial pemerintahan Amerika Serikat sejak akhir Desember lalu adalah kerusakan jaminan bagi Trump.

"Presiden tampaknya tidak peka terhadap itu," katanya.

"Dia pikir mungkin mereka bisa meminta lebih banyak uang pada ayah mereka. Tetapi mereka tidak bisa," sambung Pelosi, seperti dimuat BBC.

Sedangkan Schumer mengatakan bahwa Trump tiba-tiba pergi ketika Pelosi mengatakan dia tidak akan menyetujui pendanaan dinding.

"Dia (Trump) bertanya kepada Ketua Pelosi, 'Apakah Anda setuju dengan tembok saya?' Dia (Pelosi) bilang tidak," jelasnya.

"Dan dia (Trump) kemudian bangkit dan berkata, 'Kalau begitu, kita tidak punya sesuatu untuk dibicarakan,' dan dia berjalan keluar," sambungnya. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya