Berita

Khamenei/Reuters

Dunia

Khamenei: Sanksi AS Tekan Iran

RABU, 09 JANUARI 2019 | 22:27 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sanksi Amerika Serikat memberikan tekanan yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap Iran. Sanksi-sanksi tersebut diterapkan setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menarik diri dari pakta internasional tentang program nuklir Iran.

Sanksi-sanksi yang diterapkan Amerika Serikat dimaksudkan untuk mengacaukan ekspor minyak Teheran, mengekang program misilnya dan menghentikan pengaruh regionalnya. Langkah-langkah itu telah memukul ekonomi Iran dengan keras.

"Sanksi itu memberikan tekanan pada negara dan rakyat," kata Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei pada Rabu (9/1), menurut sebuah transkrip di situs webnya tentang pidato di Teheran untuk memperingati suatu peristiwa dari revolusi 1979.


"Orang Amerika dengan senang mengatakan bahwa sanksi ini belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah. Ya, mereka belum pernah terjadi sebelumnya. Dan kekalahan yang akan dihadapi Amerika akan tak terduga, Insya Allah," tegasnya.

Khamenei mengecam pendekatan pejabat Amerika Serikat kepada Iran. Menurutnya, langkah itu tidak rasional.

"Mereka adalah idiot kelas satu," tambahnya seperti dimuat Reuters. [mel]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Selamatkan Aset Negara, UIN Jakarta Jalankan Integrasi SMA/SMK Triguna

Sabtu, 04 Juli 2026 | 02:16

KPK Sita Uang Rp1 Miliar Lebih dan Puluhan Kg Platinum Hasil Korupsi Bupati Langkat

Sabtu, 04 Juli 2026 | 02:00

UI Angkat Bicara soal Kajian LGBT Mahasiswa, Begini Tanggapannya

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:48

Kronologi OTT Bupati Langkat, Mantan Anggota DPRD Sumut jadi Kurir Uang Suap

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:32

Badko HMI Sulbar Siap Kawal Kasus Kapolres Pasangkayu

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:16

Bupati Langkat juga Terima Cuan Jual Beli Jabatan Camat hingga Kepsek, Segini Nilainya

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:56

Sinergi Kemensos-ITB Visi Nusantara Serap Lulusan Sekolah Rakyat

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:37

Bupati Langkat Diduga Minta Fee 17 Persen ke Timses Usai Raup Proyek Rp10,2 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:12

Arief Poyuono Apresiasi Danantara Gandeng KPK Bersih-bersih BUMN

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:03

Bupati Langkat Syah Afandin dan Tim Sukses Tersandung Kasus Suap

Jumat, 03 Juli 2026 | 23:48

Selengkapnya