Berita

Trump/Net

Dunia

Cari Dukungan Publik, Trump Bersikeras Minta Anggaran Untuk Tembok Perbatasan

RABU, 09 JANUARI 2019 | 11:38 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump bersikeras mendesak Kongres untuk memberinya dana 5,7 miliar dolar AS tahun ini demi membangun tembok perbatasan dengan Meksiko.

Hal itu ditekankan Trump dalam pidato yang disiarkan di televisi Amerika Serikat pada Selasa (8/1) waktu setempat.

Dalam pidatonya, Trump menekankan bahwa ada krisis keamanan dan kemanusiaan yang meningkat di perbatasan Amerika Serikat-Meksiko.


Langkah ini merupakan upaya Trump mendapat dukungan publik setelah Demokrat menghalanginya untuk meloloskan anggaran pembangunan tembok itu di Kongres.

Pembangunan tembok perbatasan Amerika Serikat-Meksiko itu sendiri merupakan janji yang digaungkan Trump sejak masa kampanye tahun 2016 lalu.
Trump menggarisbawahi, imigran ilegal dan obat-obatan yang mengalir melintasi perbatasan selatan dengan Meksiko merupakan ancaman serius bagi keselamatan Amerika Serikat.

"Berapa banyak lagi darah Amerika yang harus ditumpahkan sebelum Kongres melakukan tugasnya?" kata Trump, merujuk pada pembunuhan yang katanya dilakukan oleh imigran gelap.

Meski begitu, dalam kesempatan itu Trump tidak lagi mengisyaratkan kemungkinan menetapkan keadaan darurat seperti yang pernah dia katakan sebelumnya.

Dikabarkan Reuters, pidato Trump ini dilakukan setelag 18 hari penutupan parsial pemerintahan Amerika Serikat terjadi. Penutupan terjadi karena permintaannya untuk anggaran pembangunan tembok. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya