Berita

Bisnis

Komisi IV Pertanyakan Hobi Impor Kemendag

SELASA, 08 JANUARI 2019 | 16:15 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Komisi IV DPR RI kembali angkat bicara soal rencana impor beras dan jagung yang terus dilakukan Kementerian Perdagangan di tengah meningkatnya stok milik Bulog.

Anggota Komisi IV Darori Wonodipuro menilai, rencana Kemendag tersebut sudah salah kaprah.

"Mestinya Kemendag lihat lapangan. Alasannya impor jagung untuk pangan ternak kurang juga harus dilihat dari data, sedangkan Kementan sendiri sudah berupaya untuk meningkatkan produksi," jelasnya kepada wartawan di Jakarta, Selasa (8/1).


Politisi Partai Gerindra itu menyesalkan kebijakan kementerian yang dipimpin Enggartiasto Lukita itu kembali melakukan impor dengan alasan yang tidak tepat.

"Jangan harga naik sedikit-sedikit langsung impor, itu alasan yang dibuat-buat saja. Kemendag kok hobinya impor," kata Darori.

Menurutnya, selain jagung, kemungkinan beras juga akan diimpor seperti komoditas lainnya. Kenaikan harga itu karena ulah tengkulak yang menimbun beras, bukan adanya kekurangan stok.

"Ini kan sudah biasa, dari dulu harga naik itu karena tengkulak bukan karena produksi yang berkurang," kata Darori.

Kemendag diketahui akan kembali melakukan impor beras sebanyak 30 ribu ton dalam waktu dekat. Hal itu diputuskan dalam rapat tertutup yang dihadiri sejumlah kementerian terkait.

Ide untuk kembali impor tersebut dicetuskan oleh Menko Perekonomian Darmin Nasution.

Hingga saat ini, stok beras di gudang Bulog melimpah. Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Bulog Tri Wahyudi mengatakan, pihaknya memiliki stok hingga 2,2 juta ton beras. Jumlah yang diperkirakan mencukupi hingga bulan Mei nanti. [wah]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya