Berita

Habiburokhman/RMOL

Politik

PILPRES 2019

BPN Prabowo-Sandi: Arya Sinulingga Harus Baca Baik-Baik Peraturan KPU

SELASA, 08 JANUARI 2019 | 10:18 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Jurubicara TKN Jokowi-Ma'ruf, Arya Sinulingga dianggap telah menyebarkan kebohongan publik dengan mengatakan bahwa BPN Prabowo-Sandi enggan mengikuti debat Pilpres 2019 yang sudah diagendakan KPU.

Menurut Jubir BPN Prabowo-Sandi, Habiburokhman, Arya Sinulinggga sama sekali tidak pernah terlihat hadir saat rapat antara pihak KPU dan kedua pihak paslon.

"Saya tidak pernah lihat Arya di rapat tempo hari, tapi pernyataan beliau bikin saya bingung. Arya ini harus baca baik-baik Peraturan KPU (PKPU) Nomor 23 Tahun 2018 khususnya Pasal 48, 49,dan 50," ujar Habiburokhman dalam keterangan tertulisnya, Selasa (8/1).


Habiburokhman juga menjelaskan, bahwa debat capres itu merupakan aturan KPU yang tidak bisa diubah dan akan berdampak dengan sanksi jika tidak diikuti oleh paslon.

"Mana mungkin kami menolak debat. Penyampaian visi dan misi yang awalnya diusulkan KPU juga penting untuk meningkatkan kualitas debat dan kami sangat setuju," terangnya.  

Terlebih antusiasme masyarakat begitu tinggi menyambut penyampaian visi misi, maka dari itu selain dari pihaknya yang banyak protes adalah masyarakat.

"Paslon kami siap saja, ada penyampaian visi dan misi siap, tidak ada juga siap," pungkas politisi Partai Gerindra tersebut. [rus]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya