Berita

Pemilu di Kongo/Net

Dunia

KPU Kongo Molor Dari Jadwal, Ancaman Kekerasan Di Depan Mata

SENIN, 07 JANUARI 2019 | 01:26 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Komisi Pemilihan Umum Kongo molor dari jadwal untuk mengumumkan hasil awal pemilihan presiden Kongo yang sedianya dilakukan pada hari Minggu (6/1).

Pasalnya, menurut ketua KPU Kongo atau yang dikenal dengan nama CENI di negara tersebut, Corneille Nangaa, molornya pengumuman diaebabkan oleh lambatnya surat suara yang masuk.

Dia mengatakan bahwa CENI hanya menerima 47 persen lembar penghitungan suara pada akhir pekan ini. Dia belum bisa memastikan kapan hasil bisa dirilis.


Penundaan itu merupakan kemunduran terbaru dalam pemilu di Kongo. Padahal, pemilu 30 Desember lalu diharapkan dapat menandai transisi demokratis pertama kekuasaan sejak kemerdekaan Kongo dari Belgia pada tahun 1960.

Namun ketegangan meningkat setelah pengamat melaporkan serangkaian ketidakberesan yang menurut oposisi adalah bagian dari upaya partai yang berkuasa untuk mencuri pemilu.

Pihak oposisi, yang diwakili oleh dua kandidat utamanya Martin Fayulu dan Felix Tshisekedi, mengatakan kandidat mereka telah menang.

Mengamati situasi tersebut, seperti dimuat ReutersPBB khawatir bahwa penundaan pengumuman akan memicu  kekerasan yang terlihat setelah pemilihan 2006 dan 2011. Untuk itu, Dewan Keamanan PBB bertemu pada hari Jumat (5/1) untuk membahas bagaimana bereaksi atas situasi itu. Namun diduga belum ada capaian internal yang diperoleh. [mel]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Marak OTT Kepala Daerah, PKB Minta Evaluasi Desain Pilkada

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:25

Program Digitalisasi Pembelajaran Jangkau 288.865 Sekolah

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:20

8 Dekade BNI Tumbuh Bersama Indonesia dalam Semangat Swadharma Bhakti Nagara

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:00

10 Biksu Thailand Tewas Tertabrak Pikap yang Dikemudikan Bocah 11 Tahun

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:47

Kemandirian Energi, Masa Depan Pembangunan Ekonomi Indonesia

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:42

UMiMAX Pertamina Bantu Masyarakat Rentan Kembangkan Usaha

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:30

Lewat X-ray, Bea Cukai Bongkar Penyelundupan 3,37 Ton Narkotika

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:24

13 Negara Pastikan Tempat di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:23

Aktivis Tibet Tewas Bakar Diri di Dekat Markas PBB New York

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:23

Bupati Langkat Syah Afandin Digiring ke Gedung Merah Putih KPK

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:11

Selengkapnya