Berita

Lambang KNPI/Net

Politik

Jaga Keutuhan KNPI, PPNI Tegas Dukung Haris Pertama

MINGGU, 06 JANUARI 2019 | 00:24 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pemuda Peduli Negeri Indonesia (PPNI) dengan tegas mendukung keputusan resmi Kongres XV Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) yang menyatakan Haris Pertama sebagai ketua umum. Dukungan itu bahkan ditegaskan dalam bentuk surat keputusan (SK) organisasi.

Ketua DPP PPNI Rasminto menjelaskan bahwa pihaknya telah mengeluarkan SK dengan nomor B-022/DPP PPNI/XII/2018 yang berisi surat dukungan ketum terpilih Haris Pertama dan menolak segala tindakan perpecahan DPP KNPI.

"Kami pemuda peserta kongres, kami mendukung penuh keputusan yang telah inkrah dan konstitusional pada saat kongres berlangsung," ujarnya dalam keterangannya, di Jakarta, Sabtu (5/1).


Dijelaskan Rasminto, jika terdapat desakan dari luar dan internal KNPI, maka harus mengindahkan putusan kongres secara konstitusional. Hal itu dimaksudkan agar tidak terjadi perpecahan ditubuh KNPI.

"Berdasarkan hasil sidang pada kongres XV KNPI, telah terpilih secara konstitusional saudara Haris Pertama, dan juga telah disahkan dalam konsideran sidang, sampai akhirnya ditetapkan ketua umum terpilih dan ketua formatur," tegasnya.

Ditambahkan Rasminto, saat itu pula forum kongres telah menyepakati hasil sidang dalam kongres XV tersebut.

"Dengan demikian, untuk menjaga keutuhan dan persatuan pemuda dalam wadah DPP KNPI, maka, DPP PPNI secara tegas mendukung kepemimpinan Saudara Haris Pertama sebagai ketua umum DPP KNPI," paparnya.

Tak hanya itu, PPNI juga menolak segala tindakan pecah belah KNPI, termasuk Kongres Lanjutan yang dilaksanakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

"Kami menghimbau serta mengajak pemuda kembali bersatu dalam wadah KNPI yang telah berdiri sejak 1973 dan mendukung penuh periode Haris Pertama sebagai Ketua Umum Periode 2018 - 2021" tutup Rasminto. [ian]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya