Berita

Lopez Obrador/Reuters

Dunia

Presiden Meksiko: Semua Kekayaan Dan Properti Atas Nama Istri

SABTU, 05 JANUARI 2019 | 21:47 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden baru Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador mengaku bahwa dirinya tidak memiliki kendaraan atau properti pribadi saat ini.

Lopez Obrador yang baru menjabat sebagai orang nomor satu Meksiko bulan Desember lalu itu mengatakan bahwwa semua kendaraan dan properti yang ada, dimiliki atas nama istrinya. Hal itu dia sampaikan dalam konferensi pers reguler (Jumat, 4/1).

Lopez Obrador mengungkapkan bahwa gaji bersih bulanannya adalah 108.744 peso dari pekerjaan pemerintah yang dilakukannya. Sedangkan tabungannya saat ini adalah sebesar 446.068 peso.


Selain real estat dan kendaraan, properti dan harta benda pribadi Lopez Obrador serta barang-barang rumah tangga, termasuk karya seni dan benda berharga lainnya, semuanya dimiliki atas nama istrinya.

Presiden mengatakan selama konferensi pers bahwa aset utamanya adalah properti di negara bagian selatan Chiapas, yang dia warisi dari orang tuanya dan sekarang terdaftar atas nama anak-anaknya.

"Uang tidak pernah membuat saya tertarik," katanya.

"Saya berjuang demi cita-cita, demi prinsip," tambahnya, seperti dimuat Reuters.

Kelompok pendukung transparansi menyambut pengakuan Lopez Obrador tersebut. Alexandra Zapata dari Lembaga Meksiko untuk Daya Saing (IMCO), sebuah lembaga think tank yang mempromosikan tata pemerintahan yang baik dan memerangi korupsi, mengatakan bahwa pengakuannya merupakan hal yang positif setelah presiden sebelumnya, Enrique Pena Nieto cenderung enggan terbuka soal keuangannya.

"Presiden, dalam upaya mengirimkan pesan penghematan ini, kehilangan kredibilitas dalam cara dia berbicara tentang propertinya, asetnya, dan kepentingannya," kata Zapata, yang merupakan direktur pendidikan dan inovasi sipil kelompok itu.

Sejak resmi memimpin Meksiko, Lopez Obrador telah memangkas gaji para pejabat publik, termasuk miliknya, dan menekankan bahwa orang lain dalam pemerintahannya akan diminta untuk menyatakan aset mereka juga.

Di bawah sistem nasional anti-korupsi baru, pejabat federal, negara bagian dan lokal akan segera diminta untuk menyerahkan pengungkapan rinci tentang pendapatan dan aset mereka, serta orang-orang dari keluarga mereka. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Bali Disiapkan Jadi “Dubai Baru”, Duit Asing Bebas Pajak

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:07

DPR Minta Pemerintah Cepat Terbitkan Aturan Turunan UU PPRT

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:01

Dugaan Korupsi Dana APBD untuk Unsultra Dilaporkan ke KPK

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:57

DPR: Kode Etik Media Arus Utama Lebih Jelas Dibanding New Media

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:38

Tarumajaya Raih Paritrana Award Bukti Desa Berpihak kepada Rakyat

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:26

Polisi Sudah Periksa 39 Saksi Terkait Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:15

Ekonomi Tumbuh (Tidak) Disyukuri

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:11

Ombudsman RI Bentuk Majelis Etik untuk Tegakkan Integritas dan Profesionalisme

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:10

Sejarah Erupsi Gunung Dukono Masa ke Masa

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:06

PLN Bedah Mitigasi Risiko Pidana dalam Penerapan KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 08 Mei 2026 | 18:42

Selengkapnya