Berita

Javad Zarif/Net

Dunia

AS Larang Peluncuran Roket Ruang Angkasa, Menlu Iran: Ancaman Melahirkan Ancaman

JUMAT, 04 JANUARI 2019 | 21:16 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Amerika Serikat mengeluarkan peringatan dini kepada Iran agar tidak melakukan tiga peluncuran roket ruang angkasa yang direncanakan. Amerika Serikat menilai, langkah itu akan membuat Iran melanggar resolusi Dewan Keamanan Amerika Serikat, karena peluncuran dilakukan dengan menggunakan teknologi rudal balistik.

Peringatan tersebut dikeluarkan oleh Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo. Dia mengatakan bahwa Iran berencana meluncurkan  tiga roket dalam beberapa bulan mendatang, yang disebut dengan Space Launch Vehicle (SLV). Pompeo mengklaim bahwa Iran menggabungkan teknologi yang hampir identik dengan apa yang digunakan dalam rudal balistik antarbenua.

"Amerika Serikat tidak akan tinggal diam dan menyaksikan kebijakan destruktif rezim Iran menempatkan stabilitas dan keamanan internasional dalam bahaya," kata Pompeo dalam sebuah pernyataan, seperti dimuat Reuters (Jumat, 4/1).


"Kami menyarankan rezim untuk mempertimbangkan kembali peluncuran provokatif ini dan menghentikan semua kegiatan yang berkaitan dengan rudal balistik untuk menghindari isolasi ekonomi dan diplomatik yang lebih dalam," sambungnya.

Pompeo mengatakan peluncuran roket itu akan melanggar Resolusi 2231 Dewan Keamanan Amerika Serikat. Dia menyerukan Iran untuk tidak melakukan kegiatan yang berkaitan dengan rudal balistik yang mampu mengirimkan senjata nuklir. Namun dia tidak secara eksplisit melarang kegiatan tersebut.

Iran menolak peringatan itu, dan mengklaim bahwa peluncuran roket ruang angkasa dan uji coba rudal bukanlah suatu pelanggaran.

Iran telah berulang kali menolak tuduhan Amerika Serikat tentang uji coba rudal balistiknya, termasuk penembakan peluncur ruang angkasa.

"Peluncuran kendaraan ruang angkasa Iran dan tes rudal tidak melanggar (Resolusi) 2231. Amerika Serikat berada dalam pelanggaran material yang sama dan karena itu tidak dalam posisi untuk memberi kuliah pada siapa pun di atasnya," tegas Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif dalam unggahan di Twitter.

"Ancaman menimbulkan ancaman, sementara kesopanan melahirkan kesopanan," tegasnya.

Teheran berulang kali menyangkal memiliki rudal yang dirancang untuk membawa hulu ledak nuklir. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Bali Disiapkan Jadi “Dubai Baru”, Duit Asing Bebas Pajak

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:07

DPR Minta Pemerintah Cepat Terbitkan Aturan Turunan UU PPRT

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:01

Dugaan Korupsi Dana APBD untuk Unsultra Dilaporkan ke KPK

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:57

DPR: Kode Etik Media Arus Utama Lebih Jelas Dibanding New Media

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:38

Tarumajaya Raih Paritrana Award Bukti Desa Berpihak kepada Rakyat

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:26

Polisi Sudah Periksa 39 Saksi Terkait Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:15

Ekonomi Tumbuh (Tidak) Disyukuri

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:11

Ombudsman RI Bentuk Majelis Etik untuk Tegakkan Integritas dan Profesionalisme

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:10

Sejarah Erupsi Gunung Dukono Masa ke Masa

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:06

PLN Bedah Mitigasi Risiko Pidana dalam Penerapan KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 08 Mei 2026 | 18:42

Selengkapnya