Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Eks Walikota Di Filipina Meninggal Di Tangan Polisi Anti-Narkoba

JUMAT, 04 JANUARI 2019 | 20:28 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Seorang mantan walikota di Filipina dan saudara lelakinya meninggal dunia dalam baku tembak terpisah dengan polisi. Dia adalah Talib Abo, mantan walikota kota Parang di provinsi Maguindanao, dan saudaranya Bobby.

Abo meninggal setelah ditembak di rumahnya oleh petugas kepolisian pada hari ini (Jumat, 4/1), dalam operasi anti-narkoba di selatan Kota Cotabato. Saudaranya, Bobby, juga tewas dalam serangan serupa sebelum fajar.

Polisi dan agen anti-narkoba mengantongi surat perintah penggeledahan ketika Abo dan saudara lelakinya diduga menentang dan melepaskan tembakan kepada pihak berwenang. Hal itu memicu tindakan balasan dan terjadinya baku tembak.


"Mereka menentang dan menembaknya dengan para penegak hukum," kata Inspektur Senior Rolly Octavio, direktur polisi kota, seperti dimuat Al Jazeera.

Duterte menuduh Abo sebagai seorang politisi narkotika pada tahun 2006. Duterte menghubungkannya dengan pengangkutan 3,5 kg sabu kristal, yang secara lokal disebut sabu, ke Kota Davao dengan ambulans.

Abo membantah tuduhan itu dan mengklaim bahwa lawan-lawan politiknya berada di belakang tuduhan itu. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya