Berita

Travel Warning/Net

Dunia

AS Keluarkan Travel Warning Pasca Serangkaian Penangkapan Di China

JUMAT, 04 JANUARI 2019 | 18:44 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat mengeluarkan peringatan perjalanan atau travel warning bagi warganya yang hendak bepergian ke China. Peringatan itu dikeluarkan setelah serangkaian penahanan yang dilakukan oleh China terhadap warga negara Kanada pasca penangkapan eksekutif top Huawei.

Mantan diplomat Michael Kovrig dan pengusaha Michael Spavor dari Kanada ditangkap bulan lalu saat hubungan Kanada dan China memburuk. Keduanya menghadapi tuduhan merusak keamanan nasional.

Secara terpisah, tiga warga Amerika Serikat dituduh melakukan kejahatan ekonomi dan dilarang meninggalkan China pada November tahun lalu. Keduanya adalah Victor dan Cynthia Liu, yang adalah anak-anak dari seorang pengusaha buron, dan ibu mereka, Sandra Han, dilaporkan telah ditahan sejak Juni tahun lalu.


"Warga negara AS dapat ditahan tanpa akses ke layanan konsuler atau informasi tentang dugaan kejahatan mereka," begitu bunyi travel warning tersebut seperti dimuat Reuters.

"Orang-orang yang tidak terlibat dalam proses hukum atau dicurigai melakukan kesalahan juga telah dikenakan larangan keluar yang panjang untuk memaksa anggota keluarga atau kolega mereka untuk bekerja sama dengan pengadilan Tiongkok," kata Departemen Luar Negeri Amerika Serikat dalam peringatan terpisah.

Peringatan terbaru itu juga memperingatkan "pembatasan khusus" pada mereka yang memiliki kewarganegaraan ganda Amerika Serikat-China.

Kewarganegaraan ganda tidak diperbolehkan berdasarkan hukum China dan Amerika Serikat telah memperingatkan bahwa warga negara Amerika Serikat-China dapat ditahan dan ditolak bantuan Amerika Serikat di China. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya