Berita

Dukusi "Barantan Terus Kembangkan Instrumen Pengawasan Pangan ASUH"/RMOL

Barantan Kementan Terus Tingkatkan Pengawasan Pangan ASUH

JUMAT, 04 JANUARI 2019 | 16:00 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

. Dalam rangka melakukan pengawasan peredaran pangan yang Aman Sehat Utuh dan Halal (ASUH), Badan Karantina Pertanian (Barantan) terus melakukan upaya peningkatan pengawasan dengan tiga hal.

Hal itu diungkapkan Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian (BKP Kementan) Agung Hendriardi saat membuka acara diskusi publik bertajuk "Barantan Terus Kembangkan Instrumen Pengawasan Pangan ASUH" di Gedung Kementan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (4/1).

"Tiga hal yang kami lakukan terkait pengawasan dan peredaran pangan ASUH. Humanware, hardware dan software," ujar Agung.


Dijelaskan Agung, humanware adalah keterampilan yang dilakukan pihak terkait untuk terus melakukan peningkatan pengawasan peredaran pangan.

"Selanjutnya hardware, ini instrumentasi apa yang dilakukan untuk melakukan peningkatan pengawasan peredaran pangan," paparnya.

Tetakhir, kata Agung, ialah software, terkait regulasi yang diterapkan atau tacking sistem daripada peredaran pangan.

"Itu upaya-upaya yang kita lakukan terkait peningkatan regulasi (software)," tukasnya.

Turut hadir sejumlah narasumber dalam acara tersebut, Agus Sunanto, Kepala Pusat Karantina Hewan dan Keamanan Hayati Hewani, Barantan (paparan); Nopiyeni, Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Masyarakat Hewan Bengkulu; Arifin Tasriff, Kepala Pusat Kepatuhan, Kerjasama dan Informasi Barantan; Indah Sofianti, eksportir Jeruk Purut tujuan Perancis; dan Hendro Juwono dari Asosiasi Eksportir dan Importir Buah dan Sayuran Indonesia. [rus]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya