Berita

Politisi muda Demokrat Jansen Sitindaon/Net

Nusantara

Geruduk Bekas Rumah Andi Arief, Demokrat: Tindakan Polisi Berlebihan

JUMAT, 04 JANUARI 2019 | 13:34 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Rumah Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief dikabarkan telah digeruduk oleh sejumlah anggota kepolisian.

Tentu tindakan polisi itu dianggap sangat berlebihan kepada mantan staf khusus Presiden SBY itu.

Politisi muda Demokrat Jansen Sitindaon mengungkapkan hal tersebut kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (4/1).


"Jika berita itu benar, maka tindakan polisi ini sangat berlebihan," ujar Jansen.

Padahal cukup dipanggil secara baik-baik lewat surat resmi, sebagaimana yang ditulis Andi Arief dalam akun Twitternya, Jansen yakin Wasekjen Demokrat itu akan hadir.

Lebih lanjut, Jansen mengutarakan bahwa Wasekjen partainya itu bukan seorang teroris dan bandar narkoba, jadi sangat tidak tepat jika diperlakukan demikian.

"Andi Arief ini kan bukan teroris dan bandar narkoba, masak diperlakukan seperti itu," tegasnya.

Dalam kicaunya, Andi Arief juga menyebut bahwa tindakan polisi seperti ini hanya lazim terjadi di negara-negara komunis. [rus]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya