Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Tes Baca Al Quran Tidak Relevan Untuk Tingkat Capres

JUMAT, 04 JANUARI 2019 | 05:25 WIB | LAPORAN:

Persaudaraan Alumni 212 menilai, tes baca Al Quran yang dilayangkan Dewan Ikatan Dai Aceh kepada pasangan calon presiden tidak relevan diterapkan di tingkat nasional.

Sekretaris Umum PA 212 Bernard Abdul Jabbar mengatakan, ujian itu lebih tepat di tingkat provinsi seperti Aceh. Terlebih, Aceh merupakan salah satu yang menerapkan syariat Islam.

"Kalau di sana wali kota, bupati atau gubernur ya bisa saja diterapkan aturan tes bacaan Al Quran," katanya kepada wartawan, Jumat (4/1).


Untuk itu, PA 212 menganggap tes yang diajukan oleh Dewan Ikatan Dai Aceh belum perlu diterapkan karena hanya di Aceh yang memiliki peraturan seperti itu.

"Kalau secara keseluruhan tentunya bahwa bisa nanti ke depannya itu wajib bagi muslim yang jadi calon untuk tes baca Al Quran. Tapi memang untuk saat ini belum bisa dilakukan dulu," ujar Abdul.

Pelaksanaan tes baca Al Quran untuk capres juga tidak perlu diperdebatkan lagi. Usulan itu diyakini hanya bakal memunculkan persoalan yang kompleks. Terlebih, tidak ada undang-undang yang mengatur mengenai tes baca Al Quran bagi calon presiden.

"Sekarang kalau tes baca Al Quran misalkan kalau dua-duanya tidak bisa Al-Quran, dua-duanya mau digugurkan. Kan tidak juga. Artinya melihat kondisi dan situasi kalau itu untuk capres dan cawapres hari ini memang belum bisa dilakukan," papar Abdul. [wah]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Penumpang Melonjak di Libur Sekolah, Whoosh Hadirkan Promo Wisata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:57

Razman Dieksekusi

Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:29

Purbaya Bantah Restitusi Pajak Ditahan, Tuding Ada Permainan Oknum DJP

Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:51

Dari Kandang ke Kanopi Hutan: Tiga Orangutan Hasil Rehabilitasi Kembali ke Alam Liar

Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:45

Perjalanan Tengkar KH Miftachul Akhyar

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:52

Punya Integritas, Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:34

Terus Meningkat, Mayoritas Publik Tak Puas Kinerja Wapres Gibran

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:22

Dikuasai Gaya Hidup, Pasar Indonesia Diincar Asing

Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:41

Polisi Tangkap Perantara Jual Beli Sabu 1 Kg di Pasar Baru

Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:29

JK Resmikan Pembangunan Masjid Hajjah Yuliana Bekas Kantor Polisi di Melbourne

Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:00

Selengkapnya