Berita

Handi Risza/Net

Politik

Realisasi Penerimaan APBN Tidak Berbanding Lurus Pertumbuhan Ekonomi

KAMIS, 03 JANUARI 2019 | 19:31 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pencapaian Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2018 yang disampaikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati disambut dengan gegap gempita oleh pendukung Joko Widodo (Jokowi).

Realisasi penerimaan negara yang melebihi target disebut telah menjadi kado akhir tahun prestasi Presiden Jokowi.

Namun demikian, Jurubicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Handi Risza justru mempertanyakan korelasi capaian tersebut dengan kesejahteraan rakyat.


“Tapi pertanyaan mendasarnya adalah, apakah dampaknya juga signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan rakyat,” ujar Handi dalam pesan elektroniknya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (3/1).

Dalam APBN 2018, realisasi penerimaan negara mencapai Rp 1.942,3 triliun atau 102,5 persen dari target Rp 1.894,7 triliun. Sedangkan realisasi belanja negara sebesar Rp 2.202,2 triliun atau 99,2 persen dari target Rp 2.220,7 triliun.

Handi menggarisbawahi, pemaparan angka tersebut tidak berbanding lurus dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Sebab, sepanjang tahun 2018 ekonomi hanya tumbuh 5,15 persen.

“Ini tidak mencapai target APBN 2018 sebesar 5,4 persen,” beber Handi. [ian]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya