Berita

Mendagri Tjahjo Kumolo/RMOL

Politik

Tjahjo Kumolo Bukan Lagi Menteri Tapi Sudah Jadi Jurkam

KAMIS, 03 JANUARI 2019 | 15:29 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Terkait dengan adanya info hoax mengenai 7 kontainer yang mengangkut surat suara yang telah dicoblos pasangan nomor urut 01, Mendagri Tjahjo Kumolo langsung meminta kepada pihak-pihak yang dianggap menyebarkan info tersebut ditindak tegas.

Salah satunya termasuk nama Wasekjen Partai Demokrat Andi Arif yang dianggap turut meramaikan adanya info hoax tersebut dengan cuitan di akun Twitternya.

Andi Arif pun akan dipanggil oleh Bareskrim menjadi saksi. Terkait peran Mendagri di sini tengah mendapat sorotan.


Pasalnya menurut info, Menteri Tjahjo menggelar konferensi pers di DPP PDIP bersama Sekjen Hasto Kristianto.

Politisi Partai Gerindra Muhammad Syafi’i menyatakan peran Mendagri tak ubahnya sudah sebagai seorang juru kampanye (jurkam) di sini.

"Menteri yang bersangkutan ini bukan lagi menjadi menteri sesuai amanat undang-undang tapi sudah menjadi jurkam petahana," kata Romo biasa disapa saat dihubungi redaksi, Kamis (3/1).

Anggota Komisi III DPR ini menyebutkan sudah sepatutnya menteri seperti itu diberhentikan oleh Presiden karena sudah tidak mengemban prinsip pemerintahan yang amanah.

"Kalau Presiden-nya berkualitas, menteri tersebut sudah diberhentikan. Tapi kalau tidak ya Presiden-nya malah senang-senang saja," imbuhnya.

Secara luas, Romo melihat banyak aparat pemerintah yang sudah berperan menjadi jurkam petahana. Hal ini yang kemudian dikhawatirkan juga olehnya untuk berjalanya pemilu yang jujur dan adil.

"Saya lihat di daerah hampir semua oknum polisi menjadi jurkam padahal menurut UU 2/2002 tentang Kepolisian, polisi harus netral," tutupnya. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya