Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Sumpah Ulang PKS Jabar Untuk Soliditas Kader

KAMIS, 03 JANUARI 2019 | 05:26 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Wakil Ketua Dewan Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid memastikan bahwa sumpah janji setia kepada partai merupakan bagian dari upaya meningkatkan soliditas kader.

Terlebih, situsasi saat ini menjelang Pemilu 2019.

"Saya punya kewajaran untuk kemudian menghadirkan konsolidasi internal dari masing-masing organisasi. Saya juga yakin biasa saja untuk kemudian ada rapat melakukan koordinasi, konsolidasi menguatkan soliditas internal," jelasnya di Komplek Parlemen, Jakarta, Rabu (2/1).


Menurut Hidayat yang juga wakil ketua MPR RI, setiap partai memiliki kewenangan untuk melakukan hal yang dianggap baik untuk jalannya roda organisasi.

Apalagi, PKS merupakan partai kader karenanya wajar diberlakukan sumpah setia ulang kepada setiap kader.

"PKS adalah partai kader. Partai kader wajar bila setiap saat kemudian organisasi melakukan apakah namanya sumpah setia, apakah namanya ikrar untuk pemenangan," jelasnya.

"Apapun namanya itu adalah hak masing-masing organisasi untuk menyolidkan internalnya, untuk memaksimalkan potensinya, memaksimalkan tujuan dan target dari partai," imbuh Hidayat.

Beredar pesan di aplikasi perpesanan soal seruan dari Bidang Kaderisasi DPW PKS Jawa Barat untuk seluruh kader melakukan kembali sumpah janji setia.

Pesan dari Ketua BK DPW PKS Jabar Abdul Hakam Mubarok itu dalam rangka menindaklanjuti hasil pelaksanaan Rekomendasi Tadzkiroh DSP No.60/T/DSP-PKS/1439 dengan melakukan ta'ahhud lisan dan tertulis serta ikrar pemenangan 2019. [wah]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya