Berita

Menlu Inggris/Net

Dunia

Menlu Inggris: Membatalkan Brexit Akan Membawa Kehancuran

RABU, 02 JANUARI 2019 | 22:49 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Menteri Luar Negeri Inggris, Jeremy Hunt memperingatkan bahwa jika pemerintah Inggris membatalkan hasil referendum Juni 2016 di mana warga Inggris memutuskan untuk meninggalkan Uni Eropa, maka akan ada dampak besar pada tatanan sosial Inggris.

Berbicara di Singapura selama sesi tanya jawab pada hari Rabu (2/1), Hunt mengatakan bahwa konsekuensi sosial dari batal hengkang dari Uni Eropa akan menghancurkan.

Komentar itu muncul karena beberapa orang percaya jika parlemen Inggris menolak kesepakatan Brexit yang ditandatangani antara Perdana Menteri Theresa May dan Uni Eropa, maka Inggris dapat memilih untuk membatalkan Brexit sama sekali dan melakukan referendum baru yang akan memungkinkan negara untuk tetap berada di blok tersebut.


Namun, May dan pejabat senior pemerintah lainnya telah menolak kemungkinan referendum kedua tentang Brexit dan mengatakan bahwa langkah itu akan sangat kontroversial dan lebih jauh memecah belah negara di sepanjang garis politik.

Hunt menegaskan kembali bahwa pemungutan suara kedua pada Brexit atau pemungutan suara pada perjanjian Brexit Mei akan merusak demokrasi Inggris.

Diplomat top Inggris itu menyatakan harapannya bahwa May akan menemukan cara untuk agar perjanjian Brexit yang diusungnya dapat disetujui oleh parlemen Inggris.

"Ketika Theresa May kembali dengan jaminan yang dia cari dari Uni Eropa bahwa kesepakatan yang ada di atas meja tidak akan membuat kita terjebak secara permanen di serikat pabean. Dia akan menemukan cara untuk mendapatkan ini kesepakatan melalui parlemen," kata Hunt sepertii dimuat Press TV. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Bali Disiapkan Jadi “Dubai Baru”, Duit Asing Bebas Pajak

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:07

DPR Minta Pemerintah Cepat Terbitkan Aturan Turunan UU PPRT

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:01

Dugaan Korupsi Dana APBD untuk Unsultra Dilaporkan ke KPK

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:57

DPR: Kode Etik Media Arus Utama Lebih Jelas Dibanding New Media

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:38

Tarumajaya Raih Paritrana Award Bukti Desa Berpihak kepada Rakyat

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:26

Polisi Sudah Periksa 39 Saksi Terkait Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:15

Ekonomi Tumbuh (Tidak) Disyukuri

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:11

Ombudsman RI Bentuk Majelis Etik untuk Tegakkan Integritas dan Profesionalisme

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:10

Sejarah Erupsi Gunung Dukono Masa ke Masa

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:06

PLN Bedah Mitigasi Risiko Pidana dalam Penerapan KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 08 Mei 2026 | 18:42

Selengkapnya