Berita

Foto: Net

Politik

Fadli Zon: Pemerintah Salah Kaprah Memaknai Pembangunan Infrastruktur

RABU, 02 JANUARI 2019 | 12:47 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

. Keberhasilan pembangunan infrastruktur termasuk jalan tol yang diklaim pemerintah Joko Widodo bukan hanya membodohi, namun juga tidak mendidik masyarakat khususnya paradigma kebijakan transportasi yang benar.

Demikian disampaikan Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (2/1).

"Infrastruktur publik itu adalah jalan nasional, jalan provinsi, jalan kabupaten, dan sejenisnya, bukan jalan tol, karena masyarakat harus membayar jika ingin menggunakan jalan tol," ujar Fadli.


Fadli mencontohkan Sumatra, seharusnya pemerintah memperbaiki jalan lintas Sumatera atau jalan-jalan arterinya yang rusak lainnya.

"Ini Pemerintah malah berniat membangun jalan tol lintas Sumatera. Lalu di mana sifat ‘publik’-nya?," ujar Fadli.

Menurut Fadli, pemerintah telah salah kaprah tentang pemaknaan infrastruktur karena telah melakukan obsesi pembangunan yang salah.

"Jalan tol yang kini ada sebenarnya hanyalah infrastruktur bagi kendaraan pribadi, hanya memberikan insentif bagi pengguna kendaraan pribadi atau operator transportasi yang bersifat privat. Padahal yang mestinya dibangun pemerintah adalah sarana transportasi publik berbasis rel, bukannya jalan tol," paparnya.

Lebih aneh lagi, lanjut Fadli, pemerintah sempat menjajikan pembangunan tol laut namun yang dibangun malah tol darat.

"Yang semula dijanjikan pemerintah kan sebenarnya adalah pembangunan tol laut, tapi kok yang dibangun malah tol darat?" demikian Fadli. [jto]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya