Berita

Joko Widodo saat debat Pilpres 2014/Net

Politik

PILPRES 2019

Tidak Berani Sampaikan Visi Misi, Eks Relawan: Bukti Jokowi Khianati Janji Pilpres 2014

RABU, 02 JANUARI 2019 | 11:18 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Joko Widodo tidak berani sosialisasi visi misi Pilpres 2019 secara langsung sesuai jadwal KPU bukti nyata petahana mengkhianati visi misi Pilpres 2014.

Demikian disampaikan Koordinator Pusat Komunitas Relawan Sadar (Korsa), Amirullah Hidayat menanggapi penolakan Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf bahwa penyampaian visi-misi yang digagas KPU pada 9 Januari, disampaikan langsung pasangan capres dan cawapres.

TKN Jokowi-Ma'ruf berpendapat, penyampaikan visi misi cukup disampaikan timses saja. Sementara capres dan cawapres lebih baik langsung melakukan diskursus soal program saat agenda debat Pilpres.


Amirullah Hidayat menyebutkan, TKN Jokowi-Ma'ruf hanya mencari-cari alasan. Jokowi sadar bahwa visi misi Pilpres 2014 belum terwujud.

"Sehingga ketakutan untuk menyampaikan visi misi lagi pada Pilpers 2019. Dan ini bukti bahwa Jokowi tidak layak melanjutkan untuk periode kedua," ujar aktivis muda Muhammadiyah ini.

Jelas Amir biasa dia disapa, kalau memang Jokowi betul menjalankan visi misi Pilpres 2014 yang terdapat dalam Nawacita, tentu Jokowi berani memyampaikan visi misi Pilpres 2019.

"Sudah jelas yang membuat forum penyampaian visi misi itu adalah lembaga penyelenggara (KPU), kok tidak berani. Atau memang Jokowi tidak punya visi misi, hanya bermodalkan pencitraan untuk menjadi Presiden," tutupnya.

Di banyak kesempatan, Korsa selalu menyoroti program reformasi agraria Presiden Jokowi yang masuk dalam Nawacita. Program ini dinilai gagal total karena yang dilakukan hanyalah bagi-bagi sertifikat, bukan mengembalikan tanah rakyat yang disita atau dirampas oleh pengusaha dan penguasa. [rus]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Penumpang Melonjak di Libur Sekolah, Whoosh Hadirkan Promo Wisata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:57

Razman Dieksekusi

Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:29

Purbaya Bantah Restitusi Pajak Ditahan, Tuding Ada Permainan Oknum DJP

Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:51

Dari Kandang ke Kanopi Hutan: Tiga Orangutan Hasil Rehabilitasi Kembali ke Alam Liar

Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:45

Perjalanan Tengkar KH Miftachul Akhyar

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:52

Punya Integritas, Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:34

Terus Meningkat, Mayoritas Publik Tak Puas Kinerja Wapres Gibran

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:22

Dikuasai Gaya Hidup, Pasar Indonesia Diincar Asing

Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:41

Polisi Tangkap Perantara Jual Beli Sabu 1 Kg di Pasar Baru

Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:29

JK Resmikan Pembangunan Masjid Hajjah Yuliana Bekas Kantor Polisi di Melbourne

Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:00

Selengkapnya