Berita

Politik

Kekuatan #2019GantiPresiden Menyeruak Hingga Ke Kampung-Kampung

SELASA, 01 JANUARI 2019 | 14:47 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

. Gerakan #2019GantiPresiden terus menguat sejak tahun 2018 hingga tahun 2019. Karena #2019GantiPresiden adalah kekuatan real yang diinginkan rakyat Indonesia.

Demikian disampaikan Kepala Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Selasa (1/1).

"Kekuatan #2019GantiPresiden itu real, nyata dan semakin menguat dari 2018 hingga 2019. Real dirasakan oleh masyarakat dan diinginkan masyarakat bahwa 2019 harus ganti presiden," kata Ferdinand.


Menurutnya, gerakan #2019GantiPresiden terus mengalami eskalasi kekuatan dan gerakan Reuni 212, merupakan perwujudan dari gerakan tersebut.

"Kekuatan #2019GantiPresiden itu semakin membesar, salah satu fakta membesarnya adalah 212 yang baru berlalu bulan kemaren itu tidak terbantahkan," tegasnya.

Ditambahkan Ferdinand, kekuatan gerakan #2019GantiPresiden sudah hampir menyentuh semua lapisan masyarakat, dan masyarakat memang merasa tidak puas dengan pemerintah.

"Kekuatan #2019GantiPresiden ini menyeruak merasuk hingga ke desa-desa, ke kampung-kampung, karena memang masyarakat di bawah itu merasakan betul bagaimana kesulitan yang terjadi sekarang," pungkasnya. [rus]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya