Berita

Koordinator jurubicara BPN, Dahnil Anzar Simanjuntak (kanan)/RMOL

Politik

PILPRES 2019

Jokowi Lupa Baru-Baru Ini Pejabat Dua Kementerian Ditangkap KPK

SENIN, 31 DESEMBER 2018 | 19:44 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Badan Pemenangan Nasional (BPN), membantah jika calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto hanya bisa menebar ketakutan dan pesimisme.

Koordinator Jurubicara BPN, Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan stigma Prabowo sosok yang pesimis adalah salah besar.

"Pak Prabowo dan Bang Sandi menyampaikan masalah dengan fakta dan ada datanya. Jadi masalah itu harus dijelaskan. Pak Prabowo sering menyebut istilah dokter karena melakukan diagnosa terhadap penyakitnya," ujar Dahnil, di Media Center Prabowo-Sandi, Kebayoran Baru, Jakarta, Senin (31/12).


Dia memberi contoh, jika terjangkit penyakit sakit darah tinggi atau kanker hal itu harus diinfokan dengan benar. Dahnil membantah keras jika yang disampaikan Prabowo-Sandi berupa hoax dan fitnah.

"Kalau ada penyakit kita sebut kanker terus ada dokter yang bilang jangan dibilang kanker dong, itulah ciri-ciri bangsa ini mau punah kalau masalah atau penyakit itu disembunyikan," kata dia.

Dahnil memberi contoh lain soal Prabowo menyebut korupsi di Indonesia yang sudah mencapai stadium empat. Hal itu langsung dibantah pemerintah dan menuding Prabowo sebagai pemimpin yang menebar ketakutan.

"Pak Jokowi bilang nggak ada korupsi kok, ya itu baru saja ada OTT di kementerian. Jadi ada semacam denial atau penolakan di Indonesia ini makanya itu komitmen kita adalah menghindari orang-orang ABS (asal bapak senang)," pungkasnya. [lov]


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya