Berita

Willy Prakarsa/Net

Politik

MATA UNTUK NOVEL BASWEDAN

Pendukung Jokowi: Andi Arief Salah Kaprah

SENIN, 31 DESEMBER 2018 | 18:29 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Ketua Presidium Jaringan Aktivis Reformasi Indonesia 98 Willy Prakarsa menganjurkan Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief sendiri yang menyerahkan matanya kepada penyidik senior KPK Novel Baswedan.

Hal itu disampaikan pendukung petahana Joko Widodo ini buntut dari ucapan Andi yang meminta agar Presiden Jokowi menyerahkan matanya kepada Novel.

"Sebaiknya Andi Arief dulu yang berikan mata kepada Novel Baswedan," kata Willy di Jakarta, Senin (31/12).


Menurutnya, komentar Andi agar Presiden Jokowi menyerahkan matanya kepada Novel salah kaprah.

Namun, bila masih tidak puas dengan ketidakadilan, Andi semestinya berjuang melalui tahapan yang benar sesuai konstitusi, bukan asal berbicara bahkan menyalahkan Presiden Jokowi.

Willy juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan teliti dalam memahami soal kasus terkait penyiraman air keras terhadap Novel. Lantaran kasus itu rawan dipolitisir oleh kubu kontra petahana.

Andi Arief sebelumnye menyarankan Presiden Jokowi memberikan satu matanya kepada Novel Baswedan. Menurutnya, itu sekaligus bentuk sindiran karena Kepala Negara dianggap tidak bisa menyelesaikan kasus yang menimpa Novel. [rus]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya