Berita

Foto/Net

Nusantara

Ancol Diserang Angin Kencang Dan Ombak Tinggi Ternyata Hoax

SENIN, 31 DESEMBER 2018 | 17:13 WIB | LAPORAN:

Beredar video yang viral di media sosial dan aplikasi whatsapp yang menggambarkan angin kencang dan ombak tinggi di Pantai Ancol, Jakarta Utara. Video tersebut dipastikan tidak benar alias hoax.

Wakil Direktur Utama PT Taman Impian Jaya Ancol, Teuku Sahir Syahali dalam keterangannya menyebut pihaknya telah melakukan pantauan di lokasi. Dipastikan kondisi masih kondusif.

"Pantai Ancol masih kondusif dan tetap diramaikan oleh pengunjung. Pengunjung Pantai Ancol tetap melakukan aktivitas rekreasinya dengan aman dan nyaman tanpa ada gangguan," ujar Teuku, Senin (31/12).


Manajemen Ancol, kata Teuku, akan menelusuri sumber penyebar berita hoax tersebut dan jika terbukti akan diproses sesuai dengan Undang-undang ITE yang berlaku.

"Dipastikan video tersebut disebarluaskan oleh oknum yang tidak bertanggungg jawab. Manajemen Ancol juga mengimbau agar video tersebut tidak disebarluaskan lebih lanjut terlebih dengan mengatakan itu di kawasan Pantai Ancol," kata dia.

"Kami akan telusuri dan tindaklanjuti video hoax yang viral tersebut ke pihak yang berwajib," ujar Teuku.

Masyarakat, tambah Teuku, diimbau tidak percaya begitu saja video tersebut dan dapat membuktikannya sendiri dengan datang ke Pantai Ancol. [lov]


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya