Berita

Foto/Net

Politik

Ide Tes Baca Alquran Muncul Karena Menguatnya Politik Identitas

SENIN, 31 DESEMBER 2018 | 10:21 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Munculnya ide tes baca Alquran akibat menguatnya isu politik identitas menjelang Pilpres 2019.

Hal itu sampaikan oleh pengamat politik Karyono Wibowo kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (31/12).

"Bagi pasangan capres ini tidak terlepas dari menguatnya politik identitas yang ditandai dengan mencuatnya simbol-simbol agama. Sejak pilkada DKI Jakarta hingga pilkada serentak dan kini memasuki pemilu serentak isu politik berbasis agama kian mendominasi ruang publik," ucap Karyono.


Pada mulanya, sambung Direktur Eksekutif Indonesian Public Institute (IPI) itu, Jokowi dihantam berbagai isu yang berbau SARA. Berbagai opini dibangun untuk mendelegitimasi keislaman Jokowi.

"Berbagai tudingan yang dihembuskan hingga tuduhan Jokowi melakukan kriminalisasi ulama, keturunan China, antek aseng hingga dituduh pernah menjadi kader PKI. Selain itu, berbagai propaganda dibangun untuk membentuk opini yang meragukan keislaman Jokowi," bebernya.

Masih, kata Karyono, kini Prabowo Subianto pun tak luput dari isu agama yang meragukan keislamannya. Prabowo didera isu tidak bisa menjadi imam salat.

"Bahkan, dengan beredarnya video yang diduga Prabowo ikut merayakan Natal bersama dengan keluarga dan kaum kristiani menjadi viral. Akibatnya, ya kayak gini," tandasnya. [rus]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya