Berita

Foto: RMOL

Politik

Pihak Relawan Prabowo-Sandi Persulit Wartawan Untuk Liputan

MINGGU, 30 DESEMBER 2018 | 14:59 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Di kantor Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Jl Kertangera No 36, Kebayoran Baru, Jakarta, Minggu (30/12),  berlangsung deklarasi Kesatuan Rakyat Indonesia Berdikari (Karib). Namun, deklarasi tersebut diliput media terbatas saja, bahkan media lain pun dipersulit.

Karib merupakan salah satu relawan pendukung Prabowo-Sandi. Sesuai undangan yang diterima redaksi, acara berlangsung pukul 10.00 WIB. Reporter yang diutus bergegas ke lokasi dan tiba sekitar pukul 10.55 WIB.

Lokasi yang berada tepat di sebelah kediaman capres nomor urut 02 Prabowo Subianto itu pun dijaga oleh beberapa orang berseragam loreng oranye.


Sesampainya di gerbang dengan maksud untuk liputan, reporter Kantor Berita Politik RMOL ditanya oleh pria berseragam tersebut. Setelah mengkonfirmasi terkait undangan deklarasi Karib dan menunjukan Kartu pers dan logo Media Center Prabowo-Sandi, pria berseragam itu langsung mempersilakan masuk.

Sesampainya di dalam, kembali reporter Kantor Berita Politik RMOL ditanyakan oleh pengurus Karib terkait dari mana mendapat undangan dan berasal dari media mana. Bahkan meminta KTP juga untuk difoto.

Tentu hal itu menjadi suatu yang tidak lazim dilakukan sebuah relawan kepada awal media yang bekerja berdasarkan perlindungan undang-undang.

“Kalau acara ini memang tidak bisa diliput, ya sudah saya kembali,” ujar reporter Kantor Berita Politik RMOL ketika diinterogasi oleh pengurus Karib.

“Boleh, asal pakai baju ini (kaos Karib),” ujar seorang perempuan pengurus Karib.

Demi bisa liputan, reporter Kantor Berita Politik RMOL pun tak ambil pusing untuk mengenakan kaos tersebut.

Berselang sekitar lima menit kemudian, kembali perang pengurus menghampiri untuk menanyakan dari mana dapat undangan. Setelah diberi penjelasan, pengurus itu pun menegaskan kalau acara ini hanya TV One dan Warta Buana yang boleh meliput.

Tanpa fikir panjang reporter Kantor Berita Politik RMOL melepas kaos Karib dan langsung bergegas meninggalkan acara.

Kejadian ini amat disayangkan ketika suatu acara deklarasi hendak diliput oleh media namun justru ditolak dan melakukan perbuatannya yang tidak semestinya.

Redaksi sudah berusaha menghubungi pihak Badan Pemenangan Prabowo Sandi terkait insiden tersebut. Hingga berita ini diturunkan belum ada jawaban. [jto]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya